Suara.com - Nama Mitchel Bakker tiba-tiba muncul sebagai kandidat pemain grade A yang akan dinaturalisasi Timnas Indonesia.
Kabar mengenai naturalisasi Mitchel Bakker dihembuskan oleh media Belanda. PSSI disebut sedang mendekati pemain yang kini memperkuat klub elite Prancis, Lile. "Timnas Indonesia mungkin akan mendapatkan sentuhan Belanda yang lebih kuat. PSSI tengah berupaya untuk mendatangkan Mithcel Bakker," tulis laporan AD.nl.
Mitchel Bakker termasuk pemain grade A dengan segudang pengalaman. Pemain berusia 24 tahun tersebut sudah memperkuat sejumlah klub elite Eropa. Dia mengawali karier profesionalnya di Ajax Amsterdam.
Musim 2019, sang pemain pindah ke Paris Saint Germain (PSG). Dua tahun memperkuat klub asal Prancis, Mitchel Bakker memutuskan untuk pindah ke Bayer Leverkusen. Di bawah asuhan Xabi Alonso, kariernya semakin mentereng.
Mitchel Bakker memainkan 70 pertandingan dengan mencetak 5 gol dan 7 asist selama dua musim bersama Bayer Leverkusen.
Penampilan impresif tersebut membuat Atlanta kepincut. Klub Serie A itu mendatangkan Mitchel Bakker dengan skema transfer. Dia turut masuk skuad saat klub menjuarai UEFA Europa League.
Meski begitu, kariernya di Atlanta tidak sebagus di Jerman. Mitchel Bakker dipinjamkan ke LSOC Lile selama setahun.
Asal Usul Darah Indonesia Mitchel Bakker
Sang pemain disebut memiliki darah keturunan Indonesia dari sang kakek. Laporan media AD.nl, menyebutkan darah Indonesia Mitchel Bakker berasal dari sang kakek.
Baca Juga: PSSI Tak Bantah Soal Isu Pecat Shin Tae-yong: Target Utama Kami Adalah...
"Bek berusia 24 tahun yang bermain di Liga Champions bersama Lille itu memiliki darah Indonesia. Kakeknya lahir di Maluku," tulis media tersebut dikutip.
Namun demikian masih sangat terbatas mengenai informasi soal Mitchel Bakker. Kabar yang beredar dia memiliki darah Ambon dari sang kakek.
Posisi Mitchel Bakker
Mitchel Bakker berposisi sebagai bek kiri. Posisi yang sama dengan Calvin Verdonk. Tentu ini akan memberikan persaingan yang kompetitif di posisi tersebut.
Selain sebagai bek kiri, ternyata Mitchel Bakker bisa dimainkan di beberapa tempat. Dia dapat berposisi sebagai wing bek kiri, bek tengah, bahkan penyerang kiri.
Posisi Mitchel Bakker yang cukup banyak tersebut tentu akan sangat disukai pelatih Timnas Indonesia Shin tae-yong. Juru taktik asal Korea Selatan itu memang mengintruksikan pemain bisa bermain dibanyak posisi.
"Saya ingin pemain bisa bermain di setiap posisi. Itu memang menjadi salah satu taktik kami," kata Shin Tae-yong pada 2022.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
111 Orang Tewas Usai Gempa Bumi Besar Kolombia, Rumah Sakit Hancur
-
Arkeologi Italia Geger! Bangkai Kapal Romawi Kuno Ditemukan di Lepas Pantai Sisilia
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan