Suara.com - Beberapa pemain Timnas Indonesia memberikan respons perihal keputusan PSSI memecat Shin Tae-yong dari kursi pelatih kepala. Dua pemain yakni Justin Hubner dan Asnawi Mangkualam turut terpukul.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mengumumkan pemecatan Shin Tae-yong dalam konferensi pers di Menara Danareksa, Jakarta pada Senin (6/1/2025) siang WIB.
Alasan PSSI mengakhiri kerjasama dengan juru taktik 54 tahun itu karena merasa sang pelatih tak memiliki cukup kapasitas untuk membantu Timnas Indonesia ke Piala Dunia.
Lebih rinci, setidaknya Erick Thohir mengungkapkan dua dasar pemecatan Shin Tae-yong yakni masalah taktikal dan komunikasi yang tidak berjalan baik karena kendala perbedaan bahasa.
Selepas pemecatan itu, beberapa pemain buka suara melalui media sosial mereka masing-masing. Dua penggawa Garuda yang terlihat sangat terpukul adalah Justin Hubner dan Asnawi Mangkualam.
Hubner secara terang-terangan mengaku kecewa dengan keputusan PSSI. Dia berterima kasih kepada sang pelatih yang dianggap telah membimbingnya menjadi pemain yang lebih baik.
“Saya benar-benar kecewa karena Anda harus meninggalkan tim nasional kami, karena Anda membawa kami dan Indonesia ke level yang lain," kata Justin Hubner di Instagram, Senin (6/1/2025).
"Saya sangat berterima kasih untuk kepercayaan Anda dan saya akan selalu berbicara positif mengenai Anda,” tambahnya.
Di sisi lain, Asnawi Mangkualam mengunggah foto dirinya bersama Shin Tae-yong. Dia menyebut “Cinta dan kepeduliannya berada di level yang lain. Terima kasih untuk segalanya, Pelatih."
Baca Juga: Ernando Ari: Kalau Bukan Coach Shin Tae-yong, Mungkin Saya...
Kontrak Shin Tae-yong sebenarnya diperpanjang hingga tahun 2027 setelah pembaruan yang dilakukan pada 2024.
Namun, PSSI memutuskan untuk mengakhiri kerja sama dengan sang pelatih berdasarkan sejumlah pertimbangan.
PSSI berencana merekrut pelatih baru untuk timnas, meskipun nama kandidatnya masih dirahasiakan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey
-
Deretan Rekor Tercipta usai Meksiko Lolos 'Sempurna' ke Fase Gugur Piala Dunia 2026
-
Hong Myung-bo Akui Kesalahan Strategi Usai Korea Selatan Takluk dari Afrika Selatan
-
3 Fakta Menarik Jelang Jepang vs Swedia, Berebut Tiket 16 Besar Piala Dunia 2026