Suara.com - Mantan Istri Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert, Angela van H, terlibat kasus pencucian uang. Kasus itu terkuak 4 tahun lalu.
Media Belanda, NU.nl melaporkan Angela van H menikah dengan Patrick Kluivert pada tahun 2000. Mereka mempunyai 3 anak, yaitu Quincy, Ruben dan Justin. Justin Kluivert merupakan pemain sepak bola.
Mereka bercerai pada tahun 2004. Saat ini Patrick Kluivert menikah dengan Rossana Lima. Mereka menikah 4 tahun setelah perceraian.
"Van H. dinyatakan bersalah atas kebiasaan pencucian uang (systematic money laundering) uang pidana dalam kasus yang disebut Andes," tulis media itu pada 2021 silam.
Skandal Patrick Kluivert
Patrick Kluivert membawa bagasi masa lalu yang tidak ringan ke tengah ambisi PSSI untuk mewujudkan mimpi lolos ke Piala Dunia 2026.
Salah satu noda dalam perjalanan hidupnya adalah keterlibatan dalam skandal perjudian yang mencuat pada 2011-2012.
Laporan dari media Belanda menyebutkan bahwa ia memiliki utang sebesar 1 juta euro kepada kelompok kriminal akibat kekalahan taruhan pada pertandingan klub FC Twente.
Meski aktivitas tersebut tidak dianggap ilegal saat itu, tekanan dari kelompok kriminal membuat situasi menjadi rumit.
Baca Juga: Rekam Jejak Meragukan, Akankah Kluivert Bawa Timnas Indonesia Terbang?
Namun, penyelidikan lebih lanjut tidak menemukan bukti keterlibatannya dalam pengaturan skor.
Meski demikian, peristiwa ini tetap menjadi catatan kelam dalam kariernya.
Selain itu, pada 1995, Kluivert pernah terlibat dalam kecelakaan yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang, sehingga ia dijatuhi hukuman pelayanan masyarakat.
Tak lama berselang, ia sempat tersandung tuduhan serius lainnya, meski kasus tersebut tidak sampai ke meja hijau karena kurangnya bukti pendukung.
Rekam Jejak di Dunia Kepelatihan
Sebagai pelatih, pengalaman Kluivert terbilang variatif, meski minim pencapaian di level tim nasional.
Ia pernah menjabat sebagai asisten pelatih Belanda dari 2012 hingga 2014, melatih timnas Curacao pada 2015-2016, dan menjadi asisten pelatih Kamerun antara 2018 dan 2019. Namun, belum ada turnamen besar yang berhasil ia capai bersama tim-tim tersebut.
Terakhir, ia sempat menangani Adana Demirspor di Liga Turki, tetapi masa baktinya berakhir pada Desember 2023 setelah performa timnya menurun drastis, hanya meraih satu kemenangan dari enam pertandingan terakhir.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Here We Go! Bukan Arne Slot, AC Milan Pilih Pecatan Manchester United sebagai Pelatih Baru
-
Ronald Koeman Bongkar Strategi Belanda Redam Permainan Ofensif Jepang
-
Horor di Kansas: Timnas Inggris Dipaksa Mengungsi Saat Badai Tornado Datang
-
Neuer Comeback, Musiala Jadi Kunci: Nagelsmann Bocorkan Starter Jerman Lawan Curacao
-
Prediksi Susunan Pemain Belanda vs Jepang: Koeman Pilih Summerville, Depay Cadangan
-
Jadi Asisten Ancelotti Saat Brasil Lawan Maroko, Neymar Bakal Main Lawan Haiti?
-
Jerman vs Curacao: Der Panzer Minim Bintang, Harapan Bertumpu pada Generasi Baru
-
Sisi Gelap Philadelphia Kota Tuan Rumah Piala Dunia 2026: Banyak Zombie Berkeliaran
-
Piala Dunia 2026 Tidak Aman? Viral Foto Sniper Mengintai dari Ketinggian
-
Kontroversi Penalti Qatar vs Swiss: VAR Bermasalah, FIFA Buka Suara