- Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mewajibkan seluruh kader yang menjabat sebagai anggota DPR RI untuk mengikuti program Training of Trainers di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, pada Senin, 3 Agustus 2026.
- Pelatihan tersebut bertujuan memberikan bekal pembinaan agar kader mampu membedakan kepentingan partai dengan kepentingan pribadi dalam menjalankan tugas politik.
- Bendahara Akademi Partai Golkar Eric Hermawan menyatakan program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas, kapasitas, serta memperkuat pemahaman nilai kebangsaan seluruh kader.
Suara.com - Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menegaskan pentingnya program Training of Trainers (TOT) bagi seluruh kader Partai Golkar. Menurutnya, pelatihan tersebut menjadi bekal agar kader mampu membedakan kepentingan partai dengan kepentingan pribadi.
Karena itu, Bahlil meminta seluruh kader Partai Golkar yang saat ini menjabat sebagai anggota DPR RI untuk mengikuti TOT secara wajib.
"Kepada semua anggota DPR RI, jadikan mereka peserta. Jadikan wajib! Supaya tahu mana kepentingan partai, mana kepentingan pribadi," kata Bahlil di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Senin (3/8/2026).
Bahlil menilai, tanpa adanya pembinaan dan nilai-nilai yang menjadi pedoman, seorang kader akan sulit menjaga keseimbangan antara kepentingan organisasi dan kepentingan pribadi.
"Kalau enggak ada filter yang mengontrol kita, susah," ujarnya.
Lebih lanjut, Bahlil menyebut Partai Golkar merupakan aset bangsa sekaligus harapan masyarakat. Oleh sebab itu, setiap kader harus memiliki pondasi nilai kebangsaan yang kuat sebagai bekal dalam menjalankan tugas politik.
"Partai Golkar ini adalah partai aset negara, harapan masyarakat. Kalau kita tidak diajarkan dan ditanamkan pondasi nilai-nilai yang kuat tentang tujuan berbangsa dan bernegara, tentu akan sulit menjalankan amanah itu," katanya.
Sementara itu, Bendahara Akademi Partai Golkar Eric Hermawan menjelaskan, penyelenggaraan Training of Trainers (TOT) bertujuan meningkatkan kualitas, kapasitas, dan kemampuan kader Partai Golkar di seluruh Indonesia.
"Tentunya ini bertujuan meningkatkan kualitas, kapasitas, dan kemampuan kader Partai Golkar ke depannya," ujar Eric.
Baca Juga: Doli Golkar Pertanyakan OTT Kepala Daerah Tiap Pekan: Ada Skenario Parade Korupsi?
Program TOT tersebut diharapkan dapat memperkuat kompetensi kader sekaligus membangun pemahaman yang sama mengenai nilai-nilai kepartaian dan kebangsaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kisah Mantri BRI Bertaruh Nyawa Demi Layanan Perbankan untuk Masyarakat Pulau Kelang
-
Surat Kabar Belanda Sebut Indonesia Menuju Bangkrut, Ada Peran Jokowi?
-
Bahlil Wajibkan Anggota DPR dari Golkar Ikut TOT: Biar Tahu Mana Kepentingan Partai dan Pribadi
-
XL Jadi Jaringan #1 di Indonesia Versi Ookla, Borong Empat Penghargaan
-
Pedagang Bendera Musiman di Jogja Gigit Jari, Instansi Pilih Stok Lama
-
Ajak Demo Turunkan Presiden Lewat TikTok, Wanita di Ciamis Diciduk Polisi
-
Apa Penyebab Wangi Parfum Tidak Tahan Lama di Kulit Kering? Ini 5 Tips agar Awet
-
Duh! PN Solo Tolak Gugatan Gusti Moeng Soal Nama PB XIV, Kabulkan Eksepsi Tergugat
-
Ledakan Dekat Hotel yang Bikin Pemain Vietnam Tak Bisa Tidur Pulas Bukan Ulah Suporter Indonesia
-
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.997 Jelang Laporan Pertumbuhan Ekonomi RI