Suara.com - Asisten pelatih Timnas Indonesia, Alex Pastoor, kembali membuat publik Tanah Air menaruh perhatian padanya dengan tiga buku terbaru yang dibacanya.
Alex Pastoor menyadari pentingnya komunikasi, terutama kepada para pemain lokal Indonesia dan hal itu pun mendorongnya untuk belajar.
Komunikasi dengan bahasa Indonesia akan lebih membuatnya mudah dalam mengarahkan para pemain, perihal apa pun soal strategi.
Selain itu, hal ini digunakan untuk meminimalisir masalah atau konflik yang akan terjadi di masa mendatang, belajar dari Shin Tae-yong.
Salah satu masalah yang membuat Shin Tae-yong ditendang dari kursi pelatih Timnas Indonesia adalah komunikasi dengan pemain dan staf lain.
Karena itu, Alex Pastoor giat mempelajari bahasa Indonesia, demi memudahkan komunikasi terutama dengan pemain dan staf lokal.
Seperti yang baru-baru ini ia perlihatkan ke publik, di mana Pastoor membagikan momen saat ia kembali belajar bahasa Indonesia.
Hal ini terlihat dalam unggahan akun Instagram pribadinya, dalam unggahan itu terlihat Pastoor memperlihatkan tiga buku yang ia pelajari.
Tiga buku tersebut antara lain Basiswoorden Indonesisch, Uitgesproken Indonesisch dan Indonesisch voor beginners.
Baca Juga: Kena Kartu Kuning, Statistik Thom Haye saat Alex Pastoor Nonton Almere City vs Heracles Almelo
Lantas buku-buku yang sedang dipelajari Alex Pastoor ini berisi apa saja? berikut penjelasan singkatnya mengenai ketiga buku tersebut.
1. Basiswoorden Indonesisch
Basiswoorden Indonesisch atau juga bisa diartikan Kata Dasar Bahasa Indonesia, tentu mempelajari kata-kata dasar sehari-hari.
Kata-kata dasar ini penting, mengingat Pastoor butuh beradaptasi cepat dengan para pemain lokal Indonesia di skuad timnas.
Utamanya ketika pemain sudah ada di atas lapangan pertandingan, sehingga memudahkan mereka untuk mengerti dengan apa yang diinginkan pelatih.
2. Uitgesproken Indonesisich
Berita Terkait
-
Kena Kartu Kuning, Statistik Thom Haye saat Alex Pastoor Nonton Almere City vs Heracles Almelo
-
Eks Pelatih Almere City Bongkar Kelemahan Thom Haye: Dia Hanya Membiarkan...
-
Mengubah Kebiasaan dengan Metode Smart dalam Buku Naik-Naik ke Puncak Karier
-
Ulasan Buku Alfabet Perubahan, Ajarkan Konsep Berpikir Dialektika pada Anak
-
Kabar Buruk! Almere City Kalah saat Thom Haye Ditonton Alex Pastoor
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Klarifikasi Rodri Usai Insiden Kakinya Diinjak Gavi Jelang Piala Dunia 2026
-
Sebut Timnas Indonesia U-19 Curang, Media Vietnam Sindir Halus Kekalahan dari Australia
-
Thibaut Courtois Pertimbangkan Pensiun dari Timnas Belgia usai Piala Dunia 2026
-
Zlatan Ibrahimovic Sebut Dirinya Lebih Lengkap daripada Erling Haaland
-
Piala Dunia 2026: Hasrat Besar Haiti untuk Kejutkan Brasil
-
Aksi Simpatik Timnas Jerman, Joshua Kimmich Cs Tanggung Biaya Transportasi Suporter
-
John Herdman Tebar Ancaman ke Rival Asia Tenggara, Sebut Timnas Indonesia Kini Jauh Lebih Berbahaya
-
Thomas Tuchel Longgarkan Aturan, Timnas Inggris Nikmati Waktu Bebas Sebelum Tempur
-
Meski Baru Juara di Arsenal, David Raya Tak Jadi Kiper Utama Spanyol di Piala Dunia 2026?
-
Piala Dunia 2026: Pelatih Korsel Bongkar Rahasia Menang Comeback Atas Ceko