Suara.com - Populernya naturalisasi ternyata membuat banyak pemain asing mengaku-ngaku punya keturunan Indonesia, hal ini ramai diperbincangkan di media sosial.
Nama Timnas Indonesia mulai diperbincangkan banyak media luar hingga Eropa salah satunya karena program naturalisasi pemain keturunan.
Berkat program tersebut, Timnas Indonesia mendapatkan efek instan, mulai dari harga tim yang melejit tak karuan dari sebelumnya.
Hingga kekuatan skuad Garuda yang dipandang kuat di Asia, meski begitu ada sisi negatif yang muncul seiring besarnya animo terhadap naturalisasi.
Yakni ada pemain asing yang mengaku-ngaku punya keturunan Indonesia hanya untuk mendapatkan atensi dari publik Tanah Air.
Hal ini tengah menjadi perbincangan di media sosial Tanah Air, dan terdapat satu pemain yang diduga telah melakukan penipuan itu.
Keresahan perihal masalah ini diungkap akun X @FT_IND, yang memang sering membagikan informasi perihal pemain keturunan Indonesia.
Mereka memperingatkan akun-akun yang sering membuat informasi perihal pemain keturunan, jika saat ini banyak pemain asing mengaku-ngaku keturunan Indonesia.
"Hati-hati buat kawan-kawan yang fokus ke konten pemain keturuan," tulis akun @FT_IDN.
Baca Juga: Patrick Kluivert Bicara, Siapapun Bisa Masuk Timnas Indonesia Asal...
"Sekarang semakin banyak pemain yang mengaku punya darah indonesia/relasi dengan indonesia. Kebanyakan mereka berbohong hanya ingin mendapatkan atensi fans dari Indonesia," imbuh mereka.
Unggahan ini kemudian direspons netizen Tanah Air, dan tak sedikit dari mereka yang menyinggung nama Mitchel Bakker.
Seperti yang diketahui bersama, nama Mitchel Bakker mencuat setelah adanya informasi bahwa ia memiliki keturunan Indonesia.
Bahkan Bakker sempat dimasukkan dalam daftar naturalisasi oleh Menpora, sebelum akhirnya diralat karena masih diselidiki kebenarannya.
Tentu sangat disayangkan jika ternyata Mitchel Bakker membuat pengakuan bohong perihal keturunan Indonesia demi atensi publik.
Namun hal ini masih dugaan, menarik dinantikan informasi yang lebih detail dari PSSI maupun Menpora perihal Mitchel Bakker.
Sementara itu untuk netizen Tanah Air diharapkan untuk menahan diri dan tidak membuat kegaduhan seperti menyerbu akun Instagram Bakker.
Kontributor: Eko
Berita Terkait
-
Patrick Kluivert Bicara, Siapapun Bisa Masuk Timnas Indonesia Asal...
-
2 Asisten Patrick Kluivert Bekerja Pantau Kinerja Pemain Timnas Indonesia
-
Shin Tae-yong: Saya Berharap Semua Tidak Runtuh, 5 Tahun Bangun Timnas Indonesia
-
Belajar Bahasa Indonesia, Alex Pastoor Tuai Pujian dari Warganet
-
Karier Evan Dimas Semakin Tak Jelas, Era Trio Emas Indra Sjafri Berakhir di Luar Harapan
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan