Suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo memberikan oleh-oleh kepada mantan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong sebelum pulang kampung ke Korea Selatan. Cinderamata itu diberikan sebagai bentuk terima kasih dari pemerintah dan masyarakat Indonesia.
Seperti diketahui, PSSI pecat Shin Tae-yong dari jabatannya sebagai pelatih Timnas Indonesia pada 6 Januari lalu. Salah satu alasan mereka adalah dinamika kepemimpinan serta komunikasi.
Kini, STY sudah pulang ke Korea Selatan pada 26 Januari kemarin. Sebelum pulang, menpora sengaja bertemu dengan Shin Tae-yong untuk mengucapkan terima kasih.
"Saya mewakili pemerintah dan masyarakat Indonesia untuk mengucapkan terima kasih kepada Coach Shin atas dedikasi dan cinta yang diberikan kepada sepak bola Indonesia," ucap Dito dalam keterangannya.
Menpora Dito, juga mengucapkan terima kasih atas didirikannya Shin Tae-yong Football Academy di Indonesia. Menurutnya, Akademi sepak bola yang didirikan merupakan langkah positif untuk membangun generasi baru Timnas Indonesia.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Coach Shin Tae-yong dan seluruh tim, akademi sepak bola ini sangat cocok untuk membangun timnas muda lokal kita," ujarnya.
Sebagai simbol perpisahan, Menpora Dito memberikan cinderamata berupa kain batik bermotif sepak bola kepada Shin Tae-yong. Itu diterima baik oleh juru formasi 54 tahun tersebut.
Di sisi lain, Shin Tae-yong membalas dengan memberikan ginseng khas Korea Selatan sebagai tanda persahabatan.
"Kami berharap Coach Shin tetap mencintai Indonesia. Semoga cinta ini terus berlanjut melalui akademi sepak bola ini," tambahnya.
Baca Juga: Siapa Gerardo Seoane? Pelatih Kevin Diks, Punya Darah Keturunan dan Kuasai 6 Bahasa
Berita Terkait
-
Siapa Gerardo Seoane? Pelatih Kevin Diks, Punya Darah Keturunan dan Kuasai 6 Bahasa
-
Kevin Diks Lancar, Pemain Papua Ini Malah Dilarang PSSI Gabung Bayern Munchen
-
Dear Pemain Timnas Indonesia! Ini Pesan Terakhir Shin Tae-yong untuk Kalian
-
Borussia Monchengladbach: Jagoan Jerman dan Eropa Era 70-an, Pilihan Kevin Diks
-
Sempat Dituding Jadi Buzzer, Ibnu Jamil Pamer Video Salaman Berkali-kali dengan Shin Tae-yong
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok