Suara.com - Shin Tae-yong meminta mantan anak asuhannya di Timnas Indonesia jangan kecewa setelah kepergiannya. Ia ingin Jay Idzes dan kawan-kawan selalu kompak satu sama lain demi prestasi.
Seperti diketahui, Shin Tae-yong bukan lagi juru formasi Timnas Indonesia. PSSI pecat juru taktik asal Korea Selatan tersebut dengan alasan dinamika kepemimpinan serta komunikasi pada 6 Januari lalu.
Posisi Shin Tae-yong digantikan oleh legenda sepak bola Belanda, Patrick Kluivert. Tentu keputusan PSSI tersebut menuai kontroversi di kalangan pecinta tim nasional.
Meski tidak lagi bersama, STY masih menganggap pemain-pemain Timnas Indonesia sebagai anaknya. Oleh sebab itu, ia meminta para pemain menerima keputusan yang sudah terjadi dan terus membangun kekompakkan dengan pelatih anyar.
"Jujur bagaimanapun pemain-pemain timnas sudah seperti anak saya," kata Shin Tae-yong di Bandara Soekarno Hatta.
"Walaupun ganti pelatih, para pemain jangan kecewa dan harus berusaha membangun chemistry yg baik dengan pelatih yang baru," jelas juru formasi 54 tahun tersebut.
Lebih lanjut, Shin Tae-yong mendoakan Timnas Indonesia bisa sukses. Ia berharap skuad Garuda bisa menyentuh target lolos ke Piala Dunia 2026.
"Saya berdoa agar timnas Indonesia bisa mendapatkan tiket ke Piala Dunia 2026," pungkas mantan pelatih tim nasional Korea Selatan itu.
Shin Tae-yong mencatatkan sejumlah prestasi meski belum pernah angkat trofi. Seperti membuat Timnas Indonesia mentereng di Piala Asia 2023.
Baca Juga: Borussia Monchengladbach: Jagoan Jerman dan Eropa Era 70-an, Pilihan Kevin Diks
Lalu, berkat STY, Timnas Indonesia bisa melangkah sampai babak 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Bahkan, skuad Garuda berpeluang lolos ke turnamen paling bergengsi di dunia itu.
Berita Terkait
-
Borussia Monchengladbach: Jagoan Jerman dan Eropa Era 70-an, Pilihan Kevin Diks
-
Diantar Ratusan Suporter Pulang Kampung, Shin Tae-yong Geleng-geleng
-
Tinggalkan Indonesia, Ini Suara Hati Shin Tae-yong kepada Erick Thohir
-
Tangis Suporter untuk Shin Tae-yong, Menpora: Terima Kasih untuk Cinta yang Diberikan
-
Cerita Pemain ASEAN Pertama di Liga Jerman: Pernah Remehkan Timnas Indonesia
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Persib Bandung Dibayangi Borneo FC, Sergio Castel Tegaskan Wajib Menang di Sisa Laga
-
Perbedaan Ranking FIFA Timnas Indonesia Vs Oman yang Jadi Lawan di FIFA Matchday Juni
-
Akademi Persib Cimahi Kembali Jadi Wakil Indonesia di Gothia Cup 2026
-
Ruang VAR Kosong Tak Dijaga Saat Laga Persiba vs PSS Sleman Berjalan, Ini Alasan I.League
-
Persija Jakarta vs Persis Solo, Misi Emosional Alfriyanto Nico di GBK
-
Senjata Andalan Persija Siap Bikin Persis Solo Merana di Stadion GBK
-
Persis Solo Datang dengan Tren Positif, Mauricio Souza Minta Persija Waspada
-
3 Bintang Persib Bandung Dapat Panggilan TC Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026
-
Jay Idzes Dapat 'Trofi' usai Sassuolo Ditahan Fiorentina, Apa Itu?
-
Jay Idzes Sabet MOTM di Serie A Italia, Eks Bintang Manchester United Beri Apresiasi