Suara.com - Kevin Diks resmi pindah dari FC Copenhagen ke Borussia Monchengladbach. Bek keturunan Indonesia itu akan pindah pada transfer musim panas 2025.
Pemain berusia 28 tahun tersebut dikontrak oleh Monchengladbach selama lima musim, atau kontraknya akan habis setidaknya sampai 30 Juni 2030.
Kepindahan ini merupakan langkah besar buat Diks karena mampu naik level dari Liga Denmark ke Liga Jerman. Namun, perjalanannya tentu tidak akan mudah karena beberapa saingan yang harus dihadapi di Borussia Monchengladbach.
1. Joe Scally
Saingan utama Kevin Diks di Borussia Monchengladbach bisa jadi adalah bek kanan asal Amerika Serikat, Joe Scally. Ia direkrut dari New York City pada Januari 2021 dan kini jadi bek kanan utama di Gladbach.
Scally sudah bermain 18 kali di Bundesliga musim ini dari 19 pertandingan yang sudah dilewati Gladbach. Dari 18 pertandingan, ia hanya sekali menjadi pemain pengganti.
Sejauh ini, Scally sudah mencatatkan 3 gol dan 6 assist buat Monchengladbach dari 118 pertandingan lintas ajang. Kontraknya masih ada hingga 2027 sehingga musim depan Kevin Diks dipastikan akan berebut tempat utama di sektor bek kanan.
2. Stefan Lainer
Bek kanan veteran berusia 32 tahun ini memang sudah tak lagi menjadi pilihan utama di sektor bek kanan Gladbach musim 2024/25.
Baca Juga: Sehebat Apa Borussia Monchengladbach? 'Gudang Senjata' Liga Jerman Kini Jadi Klub Kevin Diks
Stefan Lainer hanya bermain 12 kali di Bundesliga dengan hanya 3 kali menjadi starter. Meski begitu, ia masih bisa menjadi pesaing Kevin Diks karena kontraknya masih tersisa hingga Juni 2026.
3. Ko Itakura
Kevin Diks bisa bermain di posisi bek tengah juga, oleh karena itu Ko Itakura bisa menjadi pesaing berat di posisi tersebut. Sejak didatangkan pada 2022 silam, Ko Itakura selalu menjadi andalan di lini belakang Borussia Monchengladbach.
Kontrak Ko Itakura di Gladbach juga baru akan berakhir musim panas 2026, sehingga setidaknya sepanjang musim 2025/25 masih akan menjadi Kevin Diks.
Kontributor: Aditia Rizki
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Sistem AHWA Disepakati, Ribuan Muktamirin Padati Pleno Penentuan PBNU
-
Kenali Sebelum Salah Ucap! 5 Kata Kasar dalam Bahasa Batak dan Artinya
-
Saat AI dan Teknologi Digital Bisa Membuka Akses Kesehatan hingga ke Pelosok Indonesia
-
Standar Rekrutmen Makin Tinggi, Mengapa Gaji Tak Ikut Mengimbangi?
-
Eksplorasi Cita Rasa Kopi Dunia: Mengenal Karakter Unik Biji Kopi Yirgacheffe
-
4 Rekomendasi Cushion Travel Size Praktis Muat di Tas Kecil
-
Warna Lipstik Mauve vs Plum, Mana yang Cocok untuk Kulit Indonesia?
-
Review Film Chiikawa the Movie: Misi Berbahaya Chiikawa di Pulau Duyung
-
Hendri Satrio Soroti 12 Ribu Peserta Merdeka Run: Jangan Dianggap Dukungan Politik
-
Bukan Tak Laku, Ini Alasan Calon Emiten Menunda IPO