Suara.com - Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes memprediksi skuad Garuda dalam masalah transisi dari era kepelatihan Shin Tae-yong ke Patrick Kluivert. Bagi Paes situasi seperti ini cukup sulit.
Shin Tae-yong dipecat PSSI dari jabatannya sebagai pelatih Timnas Indonesia pada 6 Januari lalu. Sebagai gantinya, ditunjuklah Patrick Kluivert buat menukangi tim Merah Putih.
Situasi ini membuat pemain harus beradaptasi lagi. Tentu gaya bermain Shin Tae-yong berbeda dengan Patrick Kluivert.
Hal inilah yang disebut Maarten Paes bisa menyulitkan pemain. Skuad Garuda butuh waktu lebih lama untuk beradaptasi.
"Saya pernah mengalami banyak situasi di klub sepakbola, di mana pelatih diganti, dan itu selalu sulit," kata Paes dalam wawancaranya bersama Goal.
Meski begitu, Paes menyebut ada hikmah di balik situasi ini. Timnas Indonesia punya situasi baru untuk menatap masa depan.
"Tapi, Anda benar-benar bersyukur atas apa yang telah mereka lakukan untuk Anda. Kemudian ada babak baru," tutup Kiper FC Dallas tersebut.
Terdekat, Timnas Indonesia akan berlaga di ronde tiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada Maret mendatang. Skuad Garuda dijadwalkan melawan Australia dan Bahrain.
Timnas Indonesia terlebih dahulu akan melawan Australia di Sydney pada 20 Maret. Lima hari setelahnya baru menjamu Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Baca Juga: Kebal Caci Maki Publik, Indra Sjafri Kasih Pesan Menohok
Timnas Indonesia butuh poin sebanyak-banyaknya untuk menjaga asa lolos ke babak selanjutnya. Pergantian pelatih bisa jadi hambatan tersendiri untuk mencapai target tersebut.
Berita Terkait
-
Kebal Caci Maki Publik, Indra Sjafri Kasih Pesan Menohok
-
Indra Sjafri Kantongi Nama Pemain untuk Piala Asia U-20, Welber Jardim Dicoret?
-
Bocoran PSSI: Dokumen Jairo Riedewald Lengkap, Proses Naturalisasi Bisa Cepat
-
Siapa Simon Tahamata? Legenda Ajax Asli Maluku Dikabarkan Jadi Direktur Teknik PSSI
-
Taktik Timnas Indonesia Masih Misteri, Pelatih Australia: Apa Pun Itu Kami Harus Menganalisa
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Hasil Super League: Persib Bandung Gagal Menang Lagi! Terancam Dikudeta Borneo FC
-
Kegilaan Sandy Walsh Bersama Buriram United Musim Ini, Peluang Sikat 2 Trofi
-
Update Harga Pasar Pemain Timnas Indonesia: Jay Idzes Tembus Rp173 Miliar, Mees Hilgers Makin Turun
-
Hadapi Grup Berat, Kurniawan Yakin Timnas Indonesia U-17 Bisa Lolos ke Piala Dunia 2026
-
Dijamu PSIS Semarang, Kendal Tornado FC Ingin Lanjutkan Tren Kemenangan
-
Alvaro Arbeloa Ungkap Alasan Jarang Mainkan Dani Carvajal
-
Memble Ditahan Imbang Dewa United, Persib Bakal Mengamuk Saat Jumpa Arema FC
-
Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Berpotensi Hadapi Bintang Barcelona Lamine Yamal
-
Jadi Pahlawan Saat Tahan Imbang Persija, Kiper PSIM Yogyakarta Memilih Merendah
-
Namanya Jawa Banget, Rekan Justin Hubner di Belanda Bisa Bela Timnas Indonesia?