Suara.com - PSM Makassar menelan kekalah dengan skor 1-0 dari Persib Bandung, pada pertandingan pekan ke-21 kompetisi BRI Liga 1 2024/2025 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Sabtu (1/2/2025) malam.
Setelah pertandingan tersebut, pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares memberikan komentar mengenai gol tunggal Persib melalui Ciro Alves di menit 74.
Bernardo Tavares mengatakan, sebelum Ciro Alves mencetak gol ada pelanggaran yang dilakukan pemain Persib, namun wasit menganggap adanya pelanggaran. Padahal, menurutnya wasit seharusnya melakukan cek VAR.
"Balotelli mencetak gol di pertandingan sebelumnya, terlihat jelas ada sesuatu yang harus dicek tapi VAR tidak. Persib adalah tim kuat," kata Bernardo Tavares sambil menunjukan bukti video melalui layar laptop.
"Bisa dilihat tadi nomor 88 menendang kaki (pemain PSM), membuat dia kehilangan keseimbangan, setelah itu Persib mencetak gol dan seharusnya itu dilihat sebagai sebuah pelanggaran, sebelum terciptanya gol," ucapnya menambahkan.
Selain itu, Bernardo Tavares mengatakan ada momen lainnya yang seharusnya wasit melakukan cek VAR, yakni saat pemain andalannya Balotelli dilanggar di kotak penalti oleh bek Persib, Nick Kuipers.
"Momen kedua adalah saat Balotelli ditarik oleh no 2 di kotak penalti, VAR tidak melakukan apa apa," ujarnya.
Bernardo Tavares menyadari, pertandingan pekan ke-21 kompetisi BRI Liga 1 2024/2025 tidak mudah, pasalnya kondisi timnya tidak dalam keadaan bagus dengan absennya beberapa pemain karena cedera.
"Saya kira ini adalah pertandingan yang sulit bagi kita dan kita dilanda banyak cedera, kami membawa seluruh skuat ke Bandung, dan tidak ada di sini artinya mereka cedera," ungkapnya.
Baca Juga: Persebaya Ditahan Imbang Persita di Laga Kandang, Paul Munster Minta Maaf
"Kami juga melakukan banyak pergantian, kita mempunyai skuat termuda di Indonesia, dan hari ini harus melawan tim yang tangguh, tim juara Liga 1 sebelumnya," jelasnya.
Meski demikian, pada pertandingan tersebut PSM Makassar memiliki beberapa peluang, hanya saja anak asuhnya gagal memaksimalkan peluang tersebut menjadi gol.
"Kita mempunyai peluang namun bedanya Persib menggunakan peluangnya dan mencetak gol, namun kita tidak mencetak gol," ucapnya.
Bernardo Tavares kembali mengeluhkan soal kepemimpinan wasit yang tidak melakukan cek VAR, padahal menurutnya jika hal itu dilakukan oleh wasit maka ceritanya akan berbeda.
"Gol Persib seharusnya di review VAR karena pelanggaran sebelumnya, gol Balotelli di laga melawan Dewa United juga dianulir wasit, tapi tidak ada yang lihat, VAR harus menunjukkan hal ini," tegasnya.
Sementara itu, kemenangan Persib atas PSM Makassar, membuat posisi skuat Maung Bandung semakin kokoh di puncak klasemen sementara dengan mengumpulkan 46 poin.
Sedangkan bagi PSM, kekalah dari skuat Maung Bandung membuat Juku Eja untuk sementara tidak beranjak dari peringkat ke-8 dengan mengumpulkan 31 poin. (Rahman)
Kontributor : Rahman
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Maut di Gudang Kayu Ngawi: Nestapa Suami Sembunyikan Istri dari Amukan Anak Kandung
-
Prabowo Minta TNI Beri Sesuatu yang Spesial untuk Masyarakat di Bulan Kemerdekaan
-
Amerika Serikat Bakal Punya Senator Muslim Pertama, Siapa?
-
Krisis Empati Nakes pada Pasien BPJS: Akibat 'Burnout' atau Bobroknya Sistem Kesehatan?
-
Pindah Agensi Baru, The Boyz Siap Lanjutkan Aktivitas Grup dengan 9 Member
-
FIFA ASEAN Cup 2026: Hadiah Rp15 M Menanti, Timnas Indonesia Siap Turunkan Skuat Terbaik
-
IHSG Berakhir Terkoreksi Tapi Masih di Level 6.300, DSSA Melesat Lagi
-
Pengering Higienis Panasonic CARE+ Edition Bantu Kurangi Bakteri & Jaga Pakaian Tetap Bersih
-
Disorot Dedi Mulyadi, Ini 7 Efek Mengerikan Tramadol yang Bisa Mengancam Nyawa
-
Sengketa Tanah PN Kota Bogor Memanas, Tergugat Beberkan Bukti Jual Beli 1992-1994