Suara.com - Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Arya Sinulingga memastikan pihaknya sudah bayar kompensasi untuk mantan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong. Pembayaran dilakukan secara penuh tanpa dipotong apapun.
Seperti diketahui, PSSI pecat Shin Tae-yong dari jabatannya sebagai juru formasi Timnas Indonesia pada 6 Januari lalu.
Hal tersebut membuat PSSI harus membayar kompensasi karena kontrak STY selesai pada 2027.
Sebelumnya, tidak ada keterangan resmi dari PSSI bahwa kompensasi untuk Shin Tae-yong sudah dibayarkan. Kini, Arya telah memastikan bahwa pesangon STY sudah diberikan sesuai kontrak.
"Sudah dibayar sesuai kontrak," kata Arya menjawab pertanyaan warganet dilansir dari Instagram @Footballabroadindonesia.
Beberapa waktu lalu sempat muncul informasi, PSSI tengah negosiasi dengan Shin Tae-yong perihal pembayaran kompensasi.
Ada informasi yang mengatakan PSSI tak mau membayar penuh pesangon.
Ini karena ada beberapa target yang tak penuhi Shin Tae-yong selama menukangi Timnas Indonesia. Namun, Arya membantah mengenai hal tersebut.
"Sesuai apa yang ditetapkan kontrak. Sejak awal ya begini," sambung Komisaris Telkom tersebut.
Baca Juga: Breaking News! Naturalisasi Ole Romeny Cs Masuk Paripurna DPRI RI Besok!
STY diberhentikan PSSI dengan alasan dinamika kepemimpinan serta komunikasi.
Posisinya digantikan oleh juru racik asal Belanda Patrick Kluivert.
Adapun Patrick Kluivert didampingi tiga sosok dari Belanda. Mereka adalah Alex Pastoor, Denny Landzaat, dan Gerald Vanenburg.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya
-
50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus