Suara.com - Keinginan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk menaturalisasi pemain keturunan, Ole Romeny, nyatanya tidak untuk kebutuhan meloloskan Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026.
Hal itu diketahui dalam paparan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi X DPR RI di Jakarta, Senin (3/2/2025).
Dalam paparan Menpora Dito, salah satu pertimbangan pemberian rekomendasi naturalisasi terhadap Ole Romeny untuk target jangka panjang salah satunya adalah meloloskan Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030.
Dari 11 poin pertimbangan yang disampaikan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), tidak ada target untuk lolos Piala Dunia 2026 dalam pertimbangan memberi rekomendasi naturalisasi penyerang 24 tahun milik Oxford United tersebut.
"Untuk memberdayaan untuk target jangka panjang (di atas 5 tahun) termasuk atlet Ole Romeny adalah untuk lolos Kualifikasi Piala Dunia 2030 pada 2028 dan 2029, lolos Piala Dunia 2030 dan peringkat 50 besar FIFA," kata Menpora Dito Ariotedjo dikutip dari siaran langsung YouTube DPR RI, Senin (3/2/2025).
Dalam pertimbangan jangka pendek pun, nama Ole Romeny tidak disebut. Hanya Dion Markx dan Tim Geypens yang disebut kehadirannya penting untuk Piala Asia U-20 2025, Piala Dunai U-20 2025, SEA Games 2025, Piala Asia U-23 2026, Asian Games 2026 dan Kualifikasi Piala Asia 2027.
Terlepas dari itu, proses naturalisasi Ole Romeny diharapkan bisa rampung secepatnya. Kehadirannya dibutuhkan Timnas Indonesia untuk menghadapi lanjutan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada Maret mendatang.
Sebelum pengajuan naturalisasi Ole Romeny, Tim Geypens dan Dion Markx dibahas DPR RI, PSSI berharap proses sumpah perwarganegaraan (Sumpah WNI) ketiga pemain bisa berlangsung pada 8 Februari 2025 di luar negeri.
Ole Romeny yang kini membela Oxford United, dijadwalkan menjalani sumpah WNI di Inggris. Sementara untuk Dion (NEC Nijmegen U-21) dan Tim (FC Emmen) bakal berlangsung di Belanda.
Baca Juga: Disebut Ogah Bayar Penuh Kompensasi Shin Tae-yong, PSSI: Sesuai Kontrak
Khusus Ole Romeny, sang pemain diharapkan bisa menjalani debut saat Timnas Indonesia bertandang ke markas Australia di Sydney pada 20 Maret mendatang.
Kehadiran Ole dianggap penting lantaran Timnas Indonesia kerap memiliki masalah penyelesaian akhir di lini depan meski sudah memiliki dua penyerang naturalisasi yakni Ragnar Oratmangoen dan Rafael Struick.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Jumlah Uang Beredar Masih Bertambah, Apa Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia?
-
Drama Blokade Pantura di Alastlogo Berakhir Usai Janji Mediasi Peluru Nyasar
-
5 Weton yang Berbakat Jadi Orang Kaya Menurut Primbon Jawa, Punya Garis Tangan Emas
-
Pemkot Bandar Lampung Sulap Pedestrian Jadi Solusi Banjir
-
Sebut Dasco Dulu Provokator Sekarang Profesor, Prabowo: Co, Hati-hati Co!
-
Review Film WIND UP: The Movie, Perjuangan Manis Mengejar Mimpi Masa Remaja
-
Prabowo Singgung Londo Ireng 'Nyamar' jadi Pengamat dan Wartawan, Kok Bisa?
-
25 Ton Ikan Nila Mati Massal Akibat Letupan Belerang di Danau Batur
-
Harga Minyak Naik Jadi USD 100 per Barel, Perang Merembet ke Selat Bab el-Mandeb
-
Delapan Bulan Pasca Bencana, Ratusan Siswa SD di Aceh Masih Belajar Darurat