Suara.com - Klub Serie B Italia Palermo rupanya paham betul bagaimana antusiasme dan militansi netizen Indonesia jika berhubungan dengan pemain keturunan.
Pasca mendatangkan Emil Audero dari Como 1907, Palermo punya cara untuk menaikkan engagement akun sosial media milik mereka.
Akun sosial media Palermo unggah ilustrasi Emil Audero dengan latar belakang sebuah candi atau pura di Bai dan juga hutan khas Indonesia
Tidak hanya itu, Emil pada ilustrasi itu juga tampak kenakan baju dengan motif seperti batik. Pada baju itu tampak seperti gambar Garuda di bagian dada.
Palermo juga tak lupa menyebut kata Indonesia pada caption. "125 tahun sejarah, pejuang Indonesia pertama," tulis Palermo.
Sontak saja unggahan Palermo baik di akun Instagram dan X milik mereka langsung dipenuhi komentar netizen Indonesia.
Ada yang setuju-setuju saja langkah Palermo, namun tak sedikit juga yang geram lantaran Emil disebut sebagai orang Indonesia.
"He is Italian. Please correct ur caption. This is disrespect to your country. Dont use our flag n our country name for ur engagament. This is so embrassing," tulis netizen X.
"ngaco nih adminnya palermo, tau aja biar post nya rame dihubung2in sama indonesia," sambung akun lainnya.
Baca Juga: Julian Oerip Makin Moncer di AZ, Patrick Kluivert Tak Tertarik Rekrut?
Kekesalan netizen Indonesia ini tak lepas dari pernyataan ayah Emil beberapa tahun lalu saat ditawari untuk membela Timnas Indonesia.
"Ngimpi kali, kalo Emil mau main di Indonesia, mending dia main disana (Italia), Indonesia ngga lolos Piala Asia, apalagi Piala Dunia," kata Edy, ayah Emil beberapa tahun lalu.
Meski begitu, ada juga netizen yang menduga bahwa apa yang dilakukan Palermo selain untuk naikkan engagement juga kode bahwa Emil akan segera dinaturalisasi.
Belakangan Emil Audero kembali santer dikabarkan akan dinaturalisasi oleh PSSI. Kabar Timnas Indonesia akan merekrut kiper naturalisasi datang dari Yussa Nugraha setelah menerima informasi langsung dari PSSI. Tetapi, nama penjaga gawang itu masih misteri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Review Perfect Family: Keluarga Sempurna yang Ternyata Menyimpan Rahasia
-
Pertalite Dibatasi, Motor Tetap Bebas Beli: Mobil Mewah Mulai Dipantau
-
3 Anggota DPRD Diperiksa Lagi, Ini Perkembangan Kasus Lampu Jalan Palembang
-
8 Pesan Gerakan Nurani Bangsa: Kritik Aparat, Korupsi hingga Demokrasi
-
Purbaya Resmi Salurkan Rp 20,5 T ke 490 Daerah, Biar Pemda Bisa Bayar Gaji PPPK
-
Fakta Baru Kasus Pilot Malaysia Selundupkan Narkoba ke Indonesia, Ada Jejak Nomor Telepon Sindikat
-
Bantah Sakit dan Mundur dari Jabatan, Menko PM Pratikno Naik Hardtop Pantau Karhutla Bromo
-
Karhutla 114 Hektare di Pelalawan dan Inhu, Baru Dipadamkan 22 Hektare
-
Menhut Raja Juli Antoni 'Ngacir' Ditanya Soal Pengembalian Uang ke KPK yang Tak Utuh
-
Purbaya-Bahlil Sepakat! Pembelian Pertalite Mau Dibatasi, Tanda-tanda Mau Dihapus?