Suara.com - Juventus meraih kemennagan tipis 2-1 atas PSV pada leg pertama playoff Liga Champions 2024/2025. Anak asuh Thiago Motta itu unggul terlebih dahulu lewat gol Weston McKennie di menit ke-34 memanfaatkn asisst Federico Gatti.
PSV kemudian sempat menyamakan kedudukan di menit ke-56 melalui gol yang dicetak oleh Ivan Perisic. Juventus akhirnya meraih tiga poin setelah di menit ke-62, Samuel Mbangula mencetak gol kemenangan.
Secara statistik, Juventus tidak terlalu superior saat menghadapi PSV. Tim berjuluk Bianconeri cukup kesulitan untuk bisa menembus pertahanan tim Belanda itu.
Data dari Soccerway tunjukkan Juventus hanya 46,8 persen menguasai bola. Sedangkan PSV mencatatkan 53,2 persen. Juve juga hanya melepaskan 12 kali tandangan, namun 8 yang on target. Sementara PSV melepaskan 15 kali percobaan dan hanya 2 yang on target.
Pelatih Juventus, Thiago Motta mengaku senang anak asuhunya bisa menang di Turin namun ia tidak cukup puas. Utamanya pergerakan pemain di kotak penalti lawan.
"Kami punya bek sayap yang sangat menyerang dalam diri Timothy Weah, tetapi kami juga punya tiga gelandang dan tiga penyerang. Harusnya semua pemain menyerang di dalam kotak penalti lawan karena disanalah Anda bisa mencetak gol," kata Motta kepada Sky Sport Italia, Rabu (12/2).
"Saya setuju bahwa ini adalah pertandingan yang sangat imbang dan kami telah meningkat untuk mendorong pemain ke kotak penalti," tambahnya.
Ditegaskan oleh Motta, pada leg kedua di markas PSV, ia berharap pemain Juventus bisa tampil lebih agresif di area kotak penalti lawan.
"Kami terus berupaya untuk melakukan itu, baik di kandang ataupun tandang, karena kami perlu menyerang di area penalti dan terlalu sering kami tidak mendapatkan dukungan yang cukup di situasi tersebut,"
Baca Juga: Bungkam Manchester City, Carlo Ancelotti: Keadaan Darurat Ini
"Kami bermain sedikit lebih baik malam ini, kami akan mengevaluasi hal ini, semakin banyak pemain di area penalti, semakin besar peluang kami mencetak gol," tandasnya.
Berita Terkait
-
Bungkam Manchester City, Carlo Ancelotti: Keadaan Darurat Ini
-
Real Madrid Comeback di Liga Champions, Vinicius Junior Bungkam Fans Manchester City
-
Preview Liga Champions: Skuad 'Renta' Man City vs Trisula Mematikan Real Madrid
-
Playoff Liga Champions: Carlo Ancelotti Rungsing Jelang Manchester City vs Real Madrid
-
Kurangi Beban Pesepak Bola, Babak Tambahan Waktu Bakal Dihapus UEFA
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Lewati Sederet Legenda, Lionel Messi Menjadi Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia
-
Menerka Lawan Argentina di Fase Knock Out: Messi Cs Lawan Uruguay atau Spanyol?
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Piala Dunia 2026 Ubah Wajah Sepak Bola: Dari 2 Babak Jadi 4 Babak, Inovasi atau Ancaman?
-
Jurgen Klopp Semprot Van der Vaart Usai Kritik Pedas Van Dijk di Piala Dunia 2026
-
Cetak Gol Tendangan Roket ke Gawang Irak, Mbappe Selisih 3 Gol dari Messi
-
Lionel Scaloni Blak-blakan: Argentina Lolos ke 32 Besar, Tapi Masih Banyak PR
-
Cristiano Ronaldo Baru 8 Gol, Messi 18 Gol, Miroslav Klose: Selamat Champ!
-
Pelatih Paraguay Serang FIFA: Piala Dunia 2026 Hanya untuk Orang Kaya Esensi Hilang
-
Pengakuan Jujur Lionel Messi Usai Menyandang Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia