Suara.com - PSSI diminta ambil langkah tegas kepada Indra Sjafri, buntut hasil buruk Timnas Indonesia U-20 di Piala Asia U-20 2025.
Dony Tri Pamungkas dkk dipastikan gagal lolos ke fase knock out Piala Asia U-20 2025 setelah pada matchday kedua dikalahkan Uzbekistan 1-3, Minggu (16/2).
Pada matchday pertama, anak asuh Indra Sjafri itu menyerah dengan skor telak 0-3 dari Iran. Dua kekalahan itu membuat tiket ke Piala Dunia U-20 2025 pun sirna.
Di sosial media mulai muncul nama yang dianggap publik layak menggantikan Indra Sjafri. Salah satu nama itu ialah Winston Bogarde, eks Ajax, Barcelona dan Chelsea.
Sepak terjang Bogarde sudah diakui oleh pelatih dan pemain beken di Belanda. Erik ten Hag eks pelatih Manchester United pernah menjadikannya sebagai asisten di Ajax.
Ten Hag punya alasan khusus mengapa Bogarde diangkat jadi asisten. Ten Hag menyebut Bogarde sosok pelatih yang punya mentalitas pemenang, tangguh dan tegas.
Bogarde yang juga mantan rekan Michael Reiziger itu saat jadi pemain dikenal sebagi bek yang ditakuti lawan-lawannya.
"Bogarde dikenal karena penampilan fisiknya yang tangguh dan angkuh bak karakter BA, sosok dalam serial TV A-Team," ulas media Belanda, de Volkskrant.
Karakter ini terus ada di diri Bogarde saat menjadi pelatih. Bek Manchester United, Matthijs de Ligt mantan anak asuhnya mengakui hal tersebut.
Baca Juga: PSSI Bantu Operasi Anjas Asmara, Eks Timnas yang Getol Kritik Shin Tae-yong
De Light menyebut bahwa Bogarde ialah pelatih dengan gaya komunikasi blak-blakan. De Light mengaku awalnya cukup kesulitan dengan gaya Bogarde namun ia hal tersebut justru membantu penampilannya di lapangan.
Eks bek Tottenham Toby Alderweireld mengatakan Bogarde akan berteriak kepada anak asuhnya jika mereka tidak mengikuti instruksinya.
"Dia akan berteriak dan mempermalukan Anda di depan tim jika tidak mengikuti instruksinya. Itu melelahkan dan menantang namun pada titik tertentu saya berpikir, hei ini keuntungan sebagai pemain muda," kata mantan anak asuh Bogarde di Ajax.
Bek Newcastle United, Sven Botman menyebut Bogarde sebagai pelatih yang melatih mental pemain muda. Botman mengaku kerap dimaraihi Bogarde saat masih dilatihnya di Ajax.
"Awalnya aku mengira dia akan membenciku. Tapi dia ingin membuat kita menjadi lebih tangguh secara mental," puji Botman kepada Bogarde.
Tag
Berita Terkait
-
PSSI Bantu Operasi Anjas Asmara, Eks Timnas yang Getol Kritik Shin Tae-yong
-
Ragnar Oratmangoen Tergusur dari Lini Serang Jelang Australia vs Timnas Indonesia, Posisinya Berubah
-
Meski Sama-sama Gagal di Piala Asia U20, Prestasi Shin Tae-yong Disebut Lebih Baik
-
Piala Asia U-20: Ditaklukkan Uzbekistan, Garuda Muda Tak Belajar dari Laga Lawan Iran
-
China Ikuti Jejak Timnas Indonesia! Eks Santos Bakal Dinaturalisasi
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
IHSG Ambruk Hampir 8 Persen
-
IHSG Anjlok 6% Lebih, Rekor Terburuk di Era Menkeu Purbaya
-
Festival Bidar Palembang: Tradisi Sungai Musi yang Bertahan Sejak Zaman Kesultanan
-
IHSG 'Kebakaran' Imbas Kabar MSCI, Saham-saham Idola Pasar Mendadak ARB!
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
Terkini
-
Pelatih Timnas Indonesia Beberkan Rahasia Mampu Hajar Korea Selatan di Piala Asia Futsal 2026
-
Latihan Persija Disaksikan John Herdman, Mauricio Souza Acungi Jempol
-
Harga Tiket Piala Dunia 2026 Meroket Gila-gilaan, Calo Berpotensi Raup Untung Besar
-
Segini Biaya Transfer Ajax Amsterdam untuk Datangkan Maarten Paes dari FC Dallas
-
Alur Kepindahan dan Jadwal Tes Medis Maarten Paes di Ajax Amsterdam: Hampir Gabung ke Feyenoord
-
Intip Latihan Persija Jakarta, John Herdman Beberkan Alasannya
-
Maarten Paes Dikontrak 3,5 Tahun Ajax Amsterdam
-
Di Balik Transfer Maarten Paes ke Ajax Amsterdam, Ada Restu Denny Landzaat dan Jordi Cruyff
-
Maarten Paes Tolak Feyenoord Pilih Ajax, Peran Jordi Cruyff dan Denny Landzaat Jadi Kunci
-
PSSI Ancam Tambah Regulasi Sanksi di Liga 4 Buntut Aksi Brutal Pemain