Suara.com - PSSI melalui Yayasan Bakti Sepak Bola Indonesia resmi memberikan bantuan kepada mantan pemain Timnas Indonesia era 1970-an, yakni Anjas Asmara.
Nama Anjas Asmara tidak asing dengan pecinta Timnas Indonesia. Meski eranya jauh, publik mengetahui dirinya karena getol mengkritik Shin Tae-yong saat melatih Timnas Indonesia.
Lama tak mengkritik Shin Tae-yong lagi, Anjas Asmara rupanya sedang sakit mata dan mengharuskannya untuk operasi.
"Kami mendapat info terkait kesehatan legenda kita bang Andjas Asmara yang akan operasi mata (katarak)," kata Exco PSSI, Arya Sinulingga, di laman resmi federasi.
"Untuk itu, PSSI melalui Yayasan Bakti Sepak Bola Indonesia gerak cepat untuk membantu. Semoga penanganan ini membuat beliau cepat sembuh dan kembali beraktivitas normal," lanjutnya.
Anjas Asmara pun beterima kasih kepada PSSI. Ia menegaskan bahwa bantuan itu sangat membantu dirinya.
"Terimakasih kepada PSSI melalui Yayasan Bakti Sepak Bola Indonesia yang sudah memperhatikan dan memberikan bantuan kepada saya. Tentu ini sangat membantu dan berguna untuk saya," tuturnya menutup.
Berita Terkait
-
Siapa Pepijn Lijnders? Eks Anak Buah Jurgen Klopp Sempat Diisukan Jadi Dirtek PSSI
-
Ragnar Oratmangoen Tergusur dari Lini Serang Jelang Australia vs Timnas Indonesia, Posisinya Berubah
-
Meski Sama-sama Gagal di Piala Asia U20, Prestasi Shin Tae-yong Disebut Lebih Baik
-
Piala Asia U-20: Ditaklukkan Uzbekistan, Garuda Muda Tak Belajar dari Laga Lawan Iran
-
China Ikuti Jejak Timnas Indonesia! Eks Santos Bakal Dinaturalisasi
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi