- Ganda campuran Indonesia Amri/Nita tersingkir di semifinal Swiss Open 2026 setelah kalah dari pasangan Tiongkok di Basel.
- Evaluasi utama Amri adalah kegagalan mempertahankan keunggulan poin yang sering terjadi dalam pertandingan tersebut.
- Nita menyoroti perlunya adaptasi cepat terhadap perubahan pola dan tempo permainan lawan yang lebih cepat.
Suara.com - Pasangan ganda campuran Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, bertekad menemukan solusi untuk mengatasi inkonsistensi permainan setelah langkah mereka terhenti di semifinal Swiss Open 2026.
Unggulan kedelapan itu kalah 21-14, 15-21, 13-21 dari pasangan China, Cheng Xing/Zhang Chi, dalam laga yang berlangsung di St. Jakobshalle, Basel, Sabtu waktu setempat.
Amri mengungkapkan bahwa kegagalan menjaga keunggulan menjadi evaluasi utama yang harus segera dibenahi agar masalah serupa tidak kembali terjadi di turnamen berikutnya.
"Ini menjadi pekerjaan rumah buat kami. Sudah unggul beberapa poin tapi bisa hilang lagi dan ini sering terjadi," kata Amri dalam keterangan resmi PP PBSI, Minggu.
Ia menambahkan bahwa evaluasi teknis dan taktis akan dilakukan bersama pelatih untuk memperkuat kontrol permainan, terutama ketika pasangan Indonesia berada dalam posisi unggul.
"Jadi kalau situasi seperti ini terjadi lagi, kami sudah tahu cara mengatasinya," ujar Amri.
Meski mengalami kekalahan, Amri menilai penampilan mereka dalam dua pekan terakhir menunjukkan kemajuan positif.
"Kami tetap bersyukur dengan pencapaian dua minggu ini, tapi jujur masih kurang puas. Kami ingin hasil maksimal. Kalau punya peluang ke final atau juara, kenapa harus berhenti di sini," katanya.
Sementara itu, Nita Violina Marwah menyoroti perubahan pola permainan lawan sebagai faktor yang menyulitkan mereka keluar dari tekanan. Hal ini terutama terjadi saat pasangan China memaksakan tempo cepat dan mendominasi permainan di depan net.
Baca Juga: Swiss Open 2026: Susul Putri KW, Alwi Farhan Lolos ke Partai Final usai Libas Wakil China
"Sebelumnya mereka banyak mengikuti pola kami," kata Nita.
Ia menekankan bahwa kemampuan beradaptasi selama pertandingan menjadi fokus utama pembenahan agar tidak mudah kehilangan kendali permainan.
"Tadi di poin-poin akhir kami sudah tertekan jadi sulit keluar dari pola mereka," ujar Nita.
(Antara)
Berita Terkait
-
Swiss Open 2026: Susul Putri KW, Alwi Farhan Lolos ke Partai Final usai Libas Wakil China
-
Swiss Open 2026: Lolos ke Final, Putri KW Ingin Buktikan Masih Layak Juara
-
Makna Selebrasi Tepuk Dada Alwi Farhan Usai Comeback Epik di Swiss Open
-
Anggap Semua Laga bak Final, Ini Resep Rahasia Anthony Ginting ke Perempat Final Swiss Open 2026
-
Swiss Open 2026: Enam Wakil Indonesia Melaju ke Perempat Final, Putri KW hingga Ginting
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
Terkini
-
Persib Bandung Siap Hadapi Borneo FC, Bojan Hodak Targetkan Hasil Positif
-
Cuek Dewa United Gagal di Asia, Persija Jakarta Fokus pada Target di BRI Super League
-
Jan Olde Riekerink Sebut Laga Dewa United vs Persija Jakarta akan Menarik
-
Sir Jim Ratcliffe Ungkap Alasan Belum Permanenkan Michael Carrick
-
Aston Villa Siapkan Bek Kanan Muda untuk Hadapi Manchester United
-
Michael Carrick Tegaskan Manchester United Siap Hadapi Tekanan Empat Besar
-
Libas Everton, Arsenal Semakin Kokoh di Puncak Klasemen
-
Respons Berkelas Bek Persib Frans Putros soal Perang AS-Iran Untungkan Timnas Irak
-
Persib Bangga! Satu Pemainnya Berpotensi Tampil di Piala Dunia 2026
-
Real Madrid Pincang, Alvaro Arbeloa Pastikan Kylian Mbappe Masih Absen Lawan Elche