Suara.com - PSIM Yogyakarta memiliki sejumlah alasan yang kuat untuk merekrut striker naturalisasi Timnas Indonesia U-20, Jens Raven, setelah berhasil merebut tiket promosi ke kasta tertinggi musim depan.
Kesuksesan PSIM Yogyakarta promosi ke Liga 1 musim depan dipastikan setelah mereka menang 2-1 atas PSPS Riau. Dengan kepastian ini, Laskar Mataram harus bisa mendatangkan pemain berkualitas untuk bersaing musim depan.
Salah satu nama pemain yang layak menjadi target PSIM pada bursa transfer musim depan ialah Jens Raven. Penyerang kelahiran Belanda itu memiliki ikatan historis dengan Bumi Ngayogyakarta.
Berikut Suara.com menyajikan tiga alasan yang membuat PSIM Yogyakarta patut mempertimbangkan Jens Raven sebagai target incarannya untuk berkompetisi di Liga 1 musim depan.
1. Kualitas Mumpuni
Jens Raven merupakan salah satu pemain muda yang punya kualitas mumpuni. Striker berusia 19 tahun itu bisa menjadi andalan PSIM Yogyakarta untuk mengoyak jala gawang di kasta tertinggi musim depan.
Selama musim ini, Jens Raven setidaknya mampu mencetak enam gol dari 20 penampilannya bersama FC Dordrecht U-21. Catatan itu membuktikan jika Jens Raven punya ketajaman.
Jika bisa didatangkan musim depan, pemain kelahiran Dordrecht ini bakal menjadi rekan duet yang sepadan bagi striker asal Brasil, Rafinha, yang kini jadi top scorer sementara Liga 2 2024/2025.
2. Kaliber Timnas
Baca Juga: Indra Sjafri Bertanggung Jawab Bikin Timnas Indonesia U-20 Bapuk, Siap Dipecat?
Alasan lainnya yang membuat Jens Raven layak masuk radar Laskar Mataram ialah statusnya sebagai penggawa tim nasional. Sejak resmi menjadi WNI, Jens Raven selalu menjadi andalan Indra Sjafri di lini depan.
Dia sukses mencetak empat gol saat membantu Timnas Indonesia U-19 menjuarai Piala AFF U-19 2024. Sementara itu, bersama Timnas U-20, Jens Raven juga telah menyumbang empat gol dari 11 laga.
Salah satu gol terbarunya tercipta ketika Timnas Indonesia U-20 kalah 1-3 dari Uzbekistan U-20 di Piala Asia U-20 2025. Pengalaman ini jadi modal berharga bagi Jens Raven untuk menjadi amunisi Laskar Mataram.
3. Darah Keturunan Yogyakarta
Alasan terakhir yang juga tak kalah penting ialah karena Jens Raven memiliki ikatan historis dengan Kota Gudeg. Hal itu tak terlepas dari status nenek Jens Raven yang berasal dari Yogyakarta.
Hal itu pernah disampaikan Jens Raven ketika menjalani wawancara bersama Yussa Nugraha. Alasan historis inilah yang sebetulnya bisa membuat Jens Raven layak jadi sosok incaran Laskar Mataram.
"Omaku (nenekku), dia berasal dari Yogyakarta dan saat perang dulu dia naik kapal pindah ke Belanda dan dari situ dia tinggal di sini," ujarnya dikutip dari kanal YouTube Yussa Nugraha.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
-
Indra Sjafri Bertanggung Jawab Bikin Timnas Indonesia U-20 Bapuk, Siap Dipecat?
-
Akhirnya Muncul! Indra Sjafri Singgung Pemain Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala Asia U-20 2025
-
Ketum PSSI: Timnas Indonesia U-20 Akan Terus Dijaga dan Dilanjutkan
-
Analisis Pengamat: Faktor Penyebab Kegagalan Timnas Indonesia di Piala Asia U-20 2025
-
Pelatih PSIM Yogyakarta: Qadarullah, Allah yang Menggerakkan Kami ke Liga 1
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Alasan Mantan Anak Emas John Herdman Absen di Laga Kanada vs Bosnia
-
Fakta vs Klaim FIFA: Benarkah Banyak Kursi Kosong di Piala Dunia 2026?
-
Penampakan Stadion Terburuk Piala Dunia 2026: Angin Kencang Bikin Tribun Goyang
-
Alasan Mengejutkan Trump Ogah Datang Pada Laga Perdana AS di Piala Dunia 2026
-
Sindiran Menohok Infantino: Piala Dunia Tambah Peserta, Italia Belum Tentu Lolos
-
Cristiano Ronaldo: Portugal Bukan Favorit Juara Piala Dunia 2026
-
Depresi Sejak Usia Muda ke Panggung Piala Dunia 2026: Kisah Kelam Striker Brasil Igor Thiago
-
Gegara Lagu Kebangsaan, Spanyol Jadi Negara Paling Dibenci di Piala Dunia 2026, Kok Bisa?
-
Mind Corner di Liga Universitas 2026, Ruang Menyadari Pentingnya Kesehatan Mental dan Perdamaian
-
Soal Masa Depan Emil Audero di Como, Sang Agen Beberkan Situasinya