Suara.com - Pemain keturunan Indonesia, Jairo Riedewald mengungkapkan bahwa posisi terbaiknya adalah bek tengah, alih-alih bermain sebagai gelandang bertahan.
Jairo Riedewald merupakan pemain yang multiposisi. Sebab, ia lihai bermain di berbagai posisi kebutuhan pelatih.
Pemain 28 tahun tersebut awalnya seroang bek tengah. Namun, ia pernah dimainkan sebagai bek kiri, hingga gelandang bertahan.
Menilik ke belakang pada 2014 silam, Jairo Riedewald sempat mengutarakan posisi bermain terbaiknya.
Eks Crystal Palace tersebut mengatakan bahwa posisi favoritnya adalah sebagai bek tengah. Pasalnya atribut yang ia miliki sangat mendukung.
"Posisi favorit saya adalah bek tengah. Saya pikir di sanalah saya bisa menggunakan kualitas dengan sebaik-baiknya," ucap Jairo Riedewald dikutip dari Elf Voetbal.
"Saya memiliki build-up yang terkontrol, tenang menguasai bola, dan dapat menggiring bola dengan baik. Saya tahu apa yang diperlukan saat bertahan," imbuhnya.
Akan tetapi, Jairo membeberkan bahwa dirinya tidak masalah sebagai gelandang bertahan. Menurutnya posisi tersebut juga menyenangkan.
"Namun, bermain dengan pemain bertahan di posisi lini tengah juga menyenangkan. Di lini tengah, permainan berjalan cepat. Melatih kecepatan aksi dengan cara ini sangat baik," beber pemain keturunan Indonesia tersebut.
Maka dari itu, jika Jairo Riedewald nantinya diproses naturalisasi, Patrick Kluivert perlu tahu apa posisi favorit pemainnya.
Kendati begitu, kemungkinan besar pemain yang berkarier di Royal Antwerp ini tetap diturunkan sebagai gelandang bertahan untuk menjadi jangkar lini tengah timnas Indonesia.
Berita Terkait
-
Denny Landzaat: Masih Butuh Pemain Tambahan
-
Posting Fabio Cannavaro, FIFA Roasting Timnas Indonesia U-20: Katanya Kalah Postur, tapi ...
-
Faktor yang Bikin 2 Pemain Keturunan Ini Absen di Timnas Indonesia vs Australia, Siapa Saja?
-
Pelatih Marselino Ferdinan: Kami Punya Rencana...
-
Kegilaan dan Statistik Sandy Walsh Bersama Yokohama Marinos, Berpeluang Masuk Timnas Indonesia
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Hasil Piala Dunia 2026: Brasil Tampil Buruk, Ditahan Maroko 1-1
-
Gantikan Marco Silva, Fulham Dikabarkan Boyong Alvaro Arbeloa Sebagai Pelatih Baru
-
Hasil Piala Dunia 2026: Timnas Qatar Cetak Sejarah Usai Imbangi Swiss
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026