Suara.com - Klub Venezia akan melakoni pertandingan pekan ke-26 Serie A Italia melawan Lazio. Jay Idzes dkk akan menghadapi Lazio di Pier Luigi Penzo Stadium, Sabtu (22/02) malam pukul 21:00 WIB.
Jelang menghadapi Lazio, pelatih Venezia, Eusebio Di Francesco mengungkapkan bahwa anak asuhnya wajib bisa bangkit setelah di pekan sebelumnya dikalahkan oleh Genoa.
Venezia belum mampu bangkit dari 5 pertandingan terakhir. Tim berjuluk I Lagunari itu mengalami 3 kekalahan beruntun dan dua laga lainnya bermain imbang.
Bahkan di dua pertandingan terakhir melawan AS Roma dan Genoa, Venezia tidak mampu mencetak gol. Pelatih Jay Idzes itu kemudian mengungkap melawan Lazio, anak asuhnya wajib mencetak gol.
"Saya tidak akan mengatakan bahwa kami harus meningkatkan permainan, terpenting saat ini kami harus mencetak gol, titik," ungkap Di Francesco itu seperti dilansir dari tuttoveneziasport.it
Lebih lanjut, Di Francesco bilang bahwa pemain Venezia harus bisa memanfaatkan semua momentum di pertandingan. Terpenting ialah mendapatkan hasil positif.
"Sejak saya memulai pekerjaan ini, saya seperti sedang diuji. Periodenya bisa negatif atau positif, tetapi kami harus percaya bahwa ada lebih banyak periode positif. Kita butuh hasilnya," ucapnya.
"Ada begitu banyak perubahan yang tidak hanya tergantung pada saya, saya hanya bisa mengerahkan segenap kemampuan saya,"
Di sisi lain, Di Francesco mengatakan bahwa ia bukan tidak percaya dengan kemampuan anak asuhnya namun harus diakui ada sejumlah pemain yang berasal dari kompetisi lebih rendah dari Serie A Italia.
Baca Juga: Media Asing Kecewa Timnas Putri Indonesia Kalahkan Arab Saudi, Mengapa?
"Ada dinamika yang membuat Anda menurunkan kewaspadaan, beberapa pemain berasal dari liga lain atau divisi lebih rendah, tetapi Anda harus cepat mengatasinya. Dan saya harus membantu mereka," tegas Di Francesco.
Berita Terkait
-
Media Asing Kecewa Timnas Putri Indonesia Kalahkan Arab Saudi, Mengapa?
-
Jadwal Pemain Abroad Indonesia: Derby Merah Putih, Nathan Tjoe-A-On Menghilang Lagi?
-
Nasib Miris Pemain Keturunan Indonesia, Eks Anak Asuh Denny Landzaat
-
Terkuak! Akui Ada Pertemuan Antar Pemain, Kevin Diks: Kami Hanya Bahas Satu Hal
-
Mini Turnamen Empat Negara, Sebuah Gelaran yang Penuh Kesia-Siaan bagi Pesertanya
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
4 Fakta Menarik Ketangguhan Turki Menjegal Dominasi Amerika Serikat di Piala Dunia 2026
-
Yuto Nagatomo Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Jadi Pemain Asia Pertama Tampil di 5 Edisi
-
Jerman Tumbang dari Ekuador di Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann Murka Soroti Disiplin Pemain
-
Jepang Ukir Rekor Spesial di Piala Dunia 2026 Usai Lolos ke Babak 32 Besar
-
Klasemen Akhir Grup E Piala Dunia 2026: Jerman Juara Grup, Pantai Gading Cetak Sejarah
-
Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026, Jepang Hadapi Brasil, Belanda Tantang Maroko
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar