Suara.com - Gelandang Persib Bandung, Beckham Putra Nugraha, mengaku kaget mendapatkan sanksi dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI berupa larangan bertanding dan denda sebesar Rp 75 juta.
Pemain yang menggunakan nomor 7 ini mendapatkan sanksi larangan bertanding dalam tiga pertandingan kompetisi BRI Liga 1 2024/2025 dan denda sebesar Rp 75 juta ini, buntut dari selebrasi yang dilakukannya saat pertandingan menghadapi Persija Jakarta.
Pada pertandingan tandang pekan ke-23 BRI Liga 1 2024/2025 di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Minggu (16/2/2025), Beckham melakukan selebrasi usai David da Silva mencetak gol di menit 70.
Beckham dianggap melanggar Kode Disiplin PSSI Tahun 2023 karena melakukan selebrasi yang berlebihan sehingga memancing reaksi dari penonton dan diperkuat dengan bukti- bukti yang cukup untuk menegaskan terjadinya pelanggaran disiplin.
Beckham mengatakan, sebelumnya dia sudah mempersiapkan diri untuk pertandingan menghadapi Madura United, namun satu hari menjelang kick off, Jumat (21/2/2025), Komdis PSSI mengirimkan surat yang berisikan sanksi.
Sehingga Beckham merasa kaget dan kecewa dengan adanya sanksi berupa larangan bertanding dan denda sebesar Rp 75 juta.
"Tentunya saya sangat kaget karena saya persiapan untuk pertandingan dan fokus ke pertandingan, tapi malam sebelum pertandingan ada surat dari Komdis bahwa Beckham menerima sanksi larangan tiga pertandingan dan Beckham sangat kecewa," kata Beckham.
Pemain jebolan Diklat Persib ini mempertanyakan alasan Komdis PSSI memberikan sanksi tersebut, pasalnya menurutnya selebrasi tersebut merupakan hal biasa dan bukan untuk memprovokasi.
"Karena kenapa sih, karena selebrasi kan selebrasi juga bukan provokasi ke lawan, tapi selebrasi untuk di lapangan juga," ujarnya.
Baca Juga: Ong Kim Swee Sesalkan Kegagalan Persis Solo Raih Poin Penuh di Laga Kandang
Lebih lanjut Beckham mengatakan, jika selebrasinya dianggap provokasi maka hal itu sangat disayangkan. Sebagai pemain, dia akan menanggapi sanksi ini dengan kepala dingin dan menunggu hasil banding yang diajukan manajemen Persib.
"Menurut Beckham sangat tidak bagus karena ini seperti mengulang kejadian di tahun 2018, jadi semoga aja kita jangan memperkeruh suasana, kita harus kepala dingin dan banding juga diterima," tegasnya.
Kontributor : Rahman
Berita Terkait
-
Ong Kim Swee Sesalkan Kegagalan Persis Solo Raih Poin Penuh di Laga Kandang
-
Selebrasi Berbuntut Sanksi Berat: Komdis PSSI Hukum Beckham Putra
-
Tanpa Striker Andalan, Persis Solo Nyaris Tersungkur Saat Jamu Semen Padang
-
BRI Liga 1: Barito Putera Diharapkan Semakin Kuat, Siap Jamu Bali United?
-
Murka Paul Munster Usai Persebaya Surabaya Dihajar Dewa United
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien