Suara.com - Gelandang Persib Bandung, Beckham Putra Nugraha, mendapatkan sanksi dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI berupa larangan bertanding dan denda sebesar Rp 75 juta.
Akibat sanksi larangan bertanding tersebut, gelandang yang menggunakan nomor punggung 7 ini tidak ada dalam daftar susunan pemain (DSP) menghadapi Madura United di pekan ke-24 BRI Liga 1 2024/2025.
Sanksi larangan bertanding dalam tiga pertandingan kompetisi BRI Liga 1 2024/2025 dan dengan sebesar Rp 75 juta ini, diberikan kepada Beckham buntut dari selebrasi yang dilakukan saat pertandingan menghadapi Persija Jakarta.
Pada pertandingan tandang pekan ke-23 BRI Liga 1 2024/2025 di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Minggu (16/2/2025), Beckham melakukan selebrasi usai David da Silva mencetak gol di menit 70.
"Bahwa pada tanggal 16 Februari 2025 bertempat di Stadion Patriot Chandra Bhaga, Bekasi telah berlangsung pertandingan BRI Liga 1 Tahun 2024/2025 antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung, dimana pemain Tim Persib Bandung Sdr. Beckham Putra Nugraha melanggar Kode Disiplin PSSI Tahun 2023 karena melakukan selebrasi yang berlebihan sehingga memancing reaksi dari penonton dan diperkuat dengan bukti- bukti yang cukup untuk menegaskan terjadinya pelanggaran disiplin," demikian kutipan surat dari Komdis PSSI.
Dengan fakta dan pertimbangan tersebut, maka gelandang jebolan Diklat Persib ini mendapatkan sanksi berupa larangan bertanding dalam tiga pertandingan.
Sanksi tersebut berlaku pada pertandingan Persib terdekat, sehingga saat laga kandang menghadapi Madura United, tidak ada nama Beckham di DSP.
"Merujuk kepada Pasal 55 Kode Disiplin PSSI Tahun 2023, Sdr. Beckham Putra Nugraha diberikan hukuman larangan bermain sebanyak 3 (tiga) pertandingan sejak keputusan ini diterbitkan dan berlaku pada pertandingan terdekat,"
"Denda sebesar Rp. 75.000.000,- (tujuh puluh lima juta rupiah). Pengulangan terhadap pelanggaran terkait di atas akan berakibat terhadap hukuman yang lebih berat," demikian isi keputusan sanksi dari Komdis.
Baca Juga: Tanpa Striker Andalan, Persis Solo Nyaris Tersungkur Saat Jamu Semen Padang
Persib sendiri masih bisa melalukan banding, hal itu sesuai dengan Pasal 119 Kode Disiplin PSSI.
Kontributor : Rahman
Berita Terkait
-
Tanpa Striker Andalan, Persis Solo Nyaris Tersungkur Saat Jamu Semen Padang
-
BRI Liga 1: Barito Putera Diharapkan Semakin Kuat, Siap Jamu Bali United?
-
Murka Paul Munster Usai Persebaya Surabaya Dihajar Dewa United
-
Anak Emas Shin Tae-yong Bocorkan Suasana Ruang Ganti: Cukup Kecewa!
-
Kenapa Patrick Kluivert Belum Nonton Laga Persib? Marc Klok: Harusnya Dia...
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan
-
Tembus Perbatasan Asia Tenggara, Uni Papua FC Bawa Misi Perdamaian Lewat Diplomasi Olahraga
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia