Suara.com - Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga mengabarkan update naturalisasi tiga calon pemain Timnas Indonesia yaitu Emil Audero, Dean James, dan Joey Pelupessy. Ia mengatakan ketiganya tidak bisa ke Indonesia untuk pengambilan sumpah.
Alhasil, prosesi pengambilan sumpah WNI ketiga pemain tersebut akan dilakukan di Eropa. Ini juga untuk mengejar waktu supaya Emil Audero, Dean James, dan Joey Pelupessy bisa bermain saat Timnas Indonesia melawan Australia dan Bahrain.
Diketahui dokumen naturalisasi ketiganya telah selesai di Kementerian Pemuda dan Olahraga. Proses selanjutnya adalah menunggu persetujuan Kementerian Hukum, kemudian diserahkan ke Presiden lewat Kementerian Sekretariat Negara.
Lalu, dokumen naturalisasi Emil, Dean, dan Joey akan diserahkan ke DPR-RI untuk diproses hingga mendapatkan persetujuan di sidang paripurna. Setelah disetuji akan dikeluarkan Surat Keputusan Presiden lalu diambil sumpah.
Nah, proses sumpah inilah yang rencananya dilakukan di Eropa. Saat ini PSSI sedang mencari lokasi yang cocok karena ketiga pemain tersebut bermain di negara berbeda.
"Karena satu di Belanda (Dean James), satu di Belgia (Joey Pelupessy), dan satu di Italia (Emil Audero), jadi kami akan cari tempat yang cocok (untuk pengambilan sumpah)," kata Arya kepada awak media.
Arya mengatakan ketiganya tak bisa ke Indonesia karena sibuk dengan timnya masing-masing. Karena dikejar waktu, pengambilan sumpah dilakukan di luar negeri.
"Karena mereka tidak bisa ke Indonesia, karena lagi bertanding, nanti saja yang lawan Australia semua pemain yang di luar akan langsung ke sana, makannya ini kita sedang cari tempat agar mereka bisa berkumpul di Eropa," pungkasnya.
Timnas Indonesia akan melakoni ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada Maret mendatang. Poin penting didapatkan untuk menjaga asa lolos ke fase selanjutnya.
Baca Juga: Jay Idzes Ikut Bangga dengan Capaian Calon Pemain Timnas Indonesia Dean James
Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Australia di Sydney pada 20 Maret. Kemudian lima hari berikutnya baru bersua dengan Bahrain di Jakarta.
Berita Terkait
-
Masalah Jairo Riedewald Lebih Rumit dari Maarten Paes, PSSI: Berat!
-
Shin Tae-yong Masih Punya Peran di Timnas Indonesia, Punya Andil Jelang Piala Asia U-17 2025
-
Pemain Buangan STY Bongkar Fakta Pahit Jelang Timnas Indonesia Lawan Australia: Tidak Ada...
-
Bisa Dipecat Seperti Indra Sjafri, Nova Arianto: Pak Erick Ngomongin Saya
-
Elkan Baggott Menolak Dipanggil, 2 Alasan Timnas Indonesia Tak Perlu Khawatir
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!
-
Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo