Suara.com - Berikut tata cara membeli tiket Timnas Indonesia vs Bahrain dalam lanjutan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), pada 25 Maret mendatang.
PSSI secara resmi akan mulai menjual tiket pertandingan ini besok, Selasa, (4/3/2025) melalui aplikasi Livin' by Mandiri.
Meskipun harga tiket belum diumumkan secara resmi, berdasarkan laga sebelumnya melawan Arab Saudi pada November 2024, tiket kemungkinan akan dijual dalam rentang harga Rp240 ribu hingga Rp1,4 juta dengan empat kategori pilihan, yaitu:
- Tribune atas
- Tribune utara/selatan
- Tribune timur/barat
- Premium
Pertandingan melawan Bahrain menjadi laga yang sangat penting bagi Timnas Indonesia. Saat ini, skuad Garuda berada di peringkat ketiga Grup C dengan koleksi enam poin, sama dengan Bahrain, Arab Saudi, dan China.
Kemenangan atas Bahrain dapat membuka peluang lebih besar bagi Jay Idzes dan kawan-kawan untuk melaju ke babak berikutnya.
Sebelum menghadapi Bahrain, Timnas Indonesia juga akan lebih dulu melakoni laga tandang melawan Australia di Sydney pada 20 Maret.
Hasil dari kedua pertandingan ini akan sangat menentukan posisi Indonesia dalam persaingan menuju Piala Dunia 2026.
Cara Membeli Tiket Timnas Indonesia vs Bahrain di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia
- Buka fitur Sukha di aplikasi Livin' by Mandiri.
- Klik banner 'Timnas IDN vs BHR' dan pilih.
- Masuk ke halaman pemesanan, pastikan kamu membaca syarat & ketentuan, lalu klik 'Book Now'.
- Isi Garuda ID kamu sesuai petunjuk dan klik 'Confirm'.*
- Pilih jumlah tiket, kategori, dan seat, lalu lengkapi data diri serta Garuda ID kamu sesuai petunjuk dan klik 'Confirm Details'.
- Masuk ke halaman pembayaran, pastikan nominal sudah sesuai, dan klik 'Pay'.
- Pilih sumber dana (Tabungan, Kartu Kredit, Paylater), masukkan PIN, dan e-tiket akan dikirimkan melalui email terdaftar.
*Sebelum membeli tiket, pastikan kamu memiliki Garuda ID terlebih dahulu. Kamu bisa daftar melalui situs resmi pssi.org tanpa dipungut biaya.
Baca Juga: Calvin Verdonk Harus Absen, Dean James Sedang Menggila
Berita Terkait
-
Alhamdulillah Timnas Indonesia Makin Untung, Pelatih Australia Dibuat Pusing Gara-gara Pemainnya
-
Kembali Dimainkan, Pratama Arhan Selalu Bawa Keberkahan bagi Timnya di Pentas Domestik
-
Tim Tamu Minta Naik Rantis, PSSI: Memangnya Mau Perang?
-
Dean James dan Joey Pelupessy Bikin Nathan Tjoe-A-On Terancam Jadi 'Camat' di Timnas Indonesia
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Diego Simeone Terima Atletico Tersingkir di Liga Champions: Nggak Ada Alasan
-
Mark Viduka Sang Mesin Gol: Tolak Naturalisasi Krosia, Pilih Setia Antarkan Australia ke Piala Dunia
-
Kata-kata Mikel Arteta, Bukayo Saka Menjadi Pahlawan Emirates Stadium
-
Rustu Recber Legenda Turki: Kisah Kiper Eksentrik dengan Cat Hitam di Mata Viral di Piala Dunia 2002
-
Paul Van Himst, 'The White Pele' dari Belgia yang Mengukir Keabadian
-
Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji
-
Eusebio Sang Black Panther Portugal: Ketajaman Abadi di Panggung Piala Dunia 1966
-
Gaji 4 Bulan Belum Dibayar, Pemain PSBS Biak Ancam Mogok Lawan Dewa United
-
Didier Drogba Legenda Pantai Gading: Predator Paling Mematikan dalam Sejarah Piala Dunia
-
Pemain PSBS Biak Tinggalkan Klub Lebih Awal Sambil Bawa Kantong Kresek Merah, Ada Apa?