Suara.com - Calon penjaga gawang Timnas Indonesia, Emil Audero, ternyata memiliki kiprah yang sangat luar biasa bersama Palermo. Statistiknya cukup ngeri dan berpotensi menggeser posisi Maarten Paes di bawah mistar gawang.
Emil Audero memang menjadi salah satu pemain yang kabarnya bakal segera diproses oleh PSSI untuk menjalani proses naturalisasi menjelang lanjutan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Selain Emil Audero, ada nama-nama pemain lainnya seperti Dean James dan Joey Pelupessy yang bakal menjalani proses naturalisasi. Munculnya nama Emil Audero memang menjadi kejutan tersendiri.
Sebab, sudah cukup lama namanya beredar, tetapi tak kunjung menjadi WNI. Yang menarik ialah, Emil Audero punya rekor yang sangat mentereng bersama klubnya saat ini, Palermo, di Serie B 2024/2025.
Catatan inilah yang berpotensi membuat Maarten Paes punya pesaing baru apabila Emil Audero sudah bisa menjadi WNI dalam waktu dekat. Berikut Suara.com menyajikan ulasan statistiknya.
Statistik Emil Audero
Langkah Emil Audero yang memutuskan bergabung dengan klub kasta kedua Liga Italia, Palermo, pada pertengahan musim 2024/2025 memang terhitung sebagai keputusan yang tepat untuk kariernya.
Sebab, selama memperkuat Como 1907 pada awal musim ini, Emil Audero kesulitan mendapatkan kesempatan bermain. Dia tercatat hanya turun delapan kali dan sisanya menjadi penghangat bangku cadangan.
Ketika bergabung dengan Palermo yang berkompetisi di Serie B, penjaga gawang berusia 28 tahun itu langsung menjadi pilihan utama. Setidaknya, Audero bermain dalam empat pertandingan terakhir di Serie B 2024/2025.
Baca Juga: Tim Tamu Minta Naik Rantis, PSSI: Memangnya Mau Perang?
Dia tercatat selalu bermain penuh ketika duel menghadapi Spezia Calcio (2-2), Mantova (2-2), Cosenza (0-3), dan Brescia (0-1). Capaian ini memang cukup mentereng karena Palermo tak tersentuh kekalahan.
Meskipun tercatat kebobolan empat gol pada empat laga tersebut, kiper kelahiran Mataram, Nusa Tenggara Barat, ini tetap berhasil menyumbangkan dua kali nirbobol alias cleansheet untuk timnya.
Jika merujuk statistik yang disajikan situs Sofascore, Emil Audero setidaknya sudah membuat 14 kali penyelamatan dari empat laga. Jumlah ini memang sebetulnya sangat impresif.
Sebab, apabila dibandingkan saat memperkuat Como 1907, Audero hanya bisa membuat 17 saves dari delapan pertandingan. Berkat performa inilah, Audero mendapatkan rating 7,45 dari situs Sofascore.
Sebagai informasi, ini menjadi pencapaian terbaiknya. Pasalnya, selama ini Audero hanya bisa meraih rating tertinggi sebesar 6.98, tepatnya saat memperkuat Sampdoria pada musim 2022/2023.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
-
Tim Tamu Minta Naik Rantis, PSSI: Memangnya Mau Perang?
-
Berapa Banyak Pemain Keturunan Maluku di Timnas Indonesia Sekarang?
-
Saddil Ramdani Dicoret, Ini Prediksi Daftar Pemain yang Dipanggil Patrick Kluivert ke Timnas Indonesia
-
Calvin Verdonk Harus Absen, Dean James Sedang Menggila
-
Joey Pelupessy: Bangga dengan Asal-Usul Saya Maluku
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
8 Wakil Indonesia Jadi Unggulan di Kejuaraan Dunia BWF 2026, Bawa Misi Akhiri Puasa Gelar
-
3 Perempuan Malaysia Selundupkan Narkoba di Bandara Soetta, Disimpan di Sepatu
-
Buku Sibling Rivalry, Mengurai Trauma Masa Kecil dan Persaingan Antarsaudara
-
Daftar Kontroversi Raja Juli Antoni, dari Terima Amplop Dolar sampai Bagi-bagi Jabatan ke Kader PSI
-
Kronologi Temuan 995 Senpi, Narkoba dan VCD Porno di Sekolah Swasta Jaksel
-
Bersenang-senang di Fun Expo Asia 2026
-
Gagal Berkali-kali Tak Jadi Halangan, Ratusan Atlet Kejar Super Tiket PB Djarum 2026
-
Rakortas MBG Prioritaskan Daerah 3T dan Kelompok Sasaran untuk Perluas Pemerataan Program
-
Wacana Pergantian Kapolri Berisiko Rugikan Presiden Prabowo, Ini Penjelasan Analis Politik
-
Yurizal, BPJS, dan Harga Sebuah Empati