Suara.com - Pemain keturunan Maluku kini banyak menghiasi Timnas indonesia. Belakang ada satu nama baru yang sedang menjalani proses naturalisasi.
Faktor historis dari banyaknya penduduk Maluku yang mengungsi ke Belanda pada era 1950-an menjadi salah satu penyebab banyaknya pesepak bola keturunan yang tersebar di Eropa.
Seiring masifnya program naturalisasi yang digencarkan oleh PSSI dan Kemenpora belakangan ini, membuat pemain keturunan Maluku itu memutuskan kembali menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).
Lantas, siapa saja mereka?
Nama belakangnya sudah menunjukkan bahwa pemain berusia 31 tahun ini memiliki darah keturunan Maluku. Diketahui darah Maluku itu mengalir dari sang ayah.
Pemain yang saat ini memperkuat klub Liga 2 Belgia, Lommel SK, sedang menjalani proses naturalisasi dan diharapkan bisa membela Timnas Indonesia pada lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia Maret ini.
2. Shayne Pattynama
Shayne sempat mengungkapkan jika ayahnya merupakan orang Semarang, Jawa Tengah, karena lahir di sana. Namun, ayahnya memiliki darah Maluku dan mewarisi nama famili “Pattynama”.
Shayne menjadi salah satu pemain keturunan Maluku pertama yang dinaturalisasi dalam dua tahun terakhir. Bek KAS Eupen itu sudah mengantongi 10 caps buat Timnas Indonesia sejak menjadi WNI pada Januari 2023.
3. Ragnar Oratmangoen
Ayah Ragnar yang bernama Philip Oratmangoen lahir dan besar di Belanda, tapi punya keturunan Maluku dari ayahnya yang bermigrasi dari Maluku ke Belanda.
Ragnar resmi menjadi WNI bersama Thom Haye pada Maret 2024. Sejauh ini, Ragnar sudah mengantongi dua gol dari 9 caps buat Timnas Indonesia.
4. Eliano Reijnders
Saudara kandung dari pemain AC Milan, Tijjani Reijnders, ini punya darah keturunan Maluku dari sisi ibunya yang bernama Angelina Lekatompessy.
Berita Terkait
-
Saddil Ramdani Dicoret, Ini Prediksi Daftar Pemain yang Dipanggil Patrick Kluivert ke Timnas Indonesia
-
Calvin Verdonk Harus Absen, Dean James Sedang Menggila
-
Erick Thohir Geleng-geleng dengan Sikap Bahrain Jelang Hadapi Timnas Indonesia di Stadion GBK
-
PSSI Mohon ke Australia Tambah Kuota Tiket Australia vs Timnas Indonesia untuk Suporter Garuda
-
Joey Pelupessy: Bangga dengan Asal-Usul Saya Maluku
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Diego Simeone Terima Atletico Tersingkir di Liga Champions: Nggak Ada Alasan
-
Mark Viduka Sang Mesin Gol: Tolak Naturalisasi Krosia, Pilih Setia Antarkan Australia ke Piala Dunia
-
Kata-kata Mikel Arteta, Bukayo Saka Menjadi Pahlawan Emirates Stadium
-
Rustu Recber Legenda Turki: Kisah Kiper Eksentrik dengan Cat Hitam di Mata Viral di Piala Dunia 2002
-
Paul Van Himst, 'The White Pele' dari Belgia yang Mengukir Keabadian
-
Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji
-
Eusebio Sang Black Panther Portugal: Ketajaman Abadi di Panggung Piala Dunia 1966
-
Gaji 4 Bulan Belum Dibayar, Pemain PSBS Biak Ancam Mogok Lawan Dewa United
-
Didier Drogba Legenda Pantai Gading: Predator Paling Mematikan dalam Sejarah Piala Dunia
-
Pemain PSBS Biak Tinggalkan Klub Lebih Awal Sambil Bawa Kantong Kresek Merah, Ada Apa?