Suara.com - Dewa United sukses habisi Semen Padang 6-0 dalam laga lanjutan BRI Liga 1 2024/2025 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Rabu (5/3/2025) malam WIB. Pelatih Dewa United Jan Olde Riekerink mengungkap mengapa timnya tak ada di puncak klasemen meski selalu tampil bagus.
Dewa United saat ini menduduki posisi kedua klasemen sementara BRI Liga 1 dengan 49 poin. Kalah lima angka dari Persib Bandung di peringkat pertama saat ini.
Soal penampilan Dewa United tidak kalah dari Persib Bandung. Namun, tim berjuluk Banten Warrior itu kalah star di awal BRI Liga 1.
Dewa United juga punya bomber di lini depan yang mematikan Alex Martins. Sang pemain kini menjadi top skor sementara BRI Liga 1 dengan 23 gol.
"Jika kita lihat sepanjang musim alasan kenapa kita tak jadi nomor satu sekarang karena kami punya start jelek, persiapan buruk jelang musim, dan Alex pernah kena larangan main empat laga," kata Jan Olde usai laga melawan Semen Padang.
"Jadi sepanjang musim, dia harus menemukan bentuk permainannya lagi, jadi kita anggap dia tidak main penuh di kompetisi," jelasnya.
Lebih dari itu, Jan Olde percaya penampilan timnya terus membaik. Terlebih, pemain-pemain Dewa United akan terus berkembang.
"Ini tentang pengertian satu sama lain dan dalam proses itu, Alex tumbuh, Messidoro, Taisei (Marukawa) juga. Jadi ini tentang membangun tim. Saya sangat bangga dengan para pemain baru, mentalitas dan personal mereka luar biasa," pungkasnya.
Tentu, masih ada harapan bagi Dewa United kudeta Persib dari puncak klasemen. Masih ada banyak pertandingan yang bisa dijalani para pemain Dewa United.
Baca Juga: Persija Jakarta Kandaskan PSIS Semarang, Carlos Pena: Saya Sangat Bangga!
Adapun dalam pertandingan melawan Semen Padang, Alex Martins mencetak empat gol pada menit ke-61, 68, 86, 90+1. Dua gol lagi dicetak oleh Taise Marukawa (29) dan bunuh diri pemain Semen Padang Zidane Pramudya 55'.
Berikutnya Dewa United akan berhadapan dengan Borneo FC di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor pada 10 Maret. Kemenangan harus didapatkan Alex Martins Cs agar terus menempel ketat Persib di puncak klasemen.
Berita Terkait
-
Persija Jakarta Kandaskan PSIS Semarang, Carlos Pena: Saya Sangat Bangga!
-
Injakkan Kaki ke Maluku, Jordy Tutuarima: Saya Pulang ke Rumah
-
Hasil BRI Liga 1: Persija Atasi PSIS, Persib Hajar Persik, Dewa United Pesta Gol
-
Rekor Pertemuan Persib Bandung vs Persik Kediri, Maung Bandung Waspadai Macan Putih
-
BRI Liga 1: Lawan Dewa United, Pemain Semen Padang FC Tak Mau Ciut Nyali
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Jateng Jadi Basis Pelanggan Terbesar Indosat, Trafik Data Naik 10,4 Persen
-
DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta
-
Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya
-
50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?