Suara.com - Asnawi Mangkualam Bahar dikabarkan tidak masuk daftar pemain Timnas Indonesia yang dipanggil Patrick Kluivert untuk dua laga FIFA Matchday Maret 2025.
Namun, mempertimbangkan beberapa hal, Asnawi Mangkualam dianggap tidak layak tersingkir dari Timnas Indonesia.
Hal itu tak hanya mempertimbangkan perannya sebagai kapten di bawah asuhan pelatih Shin Tae-yong, tetapi juga kontribusinya kepada klub belakangan ini.
Asnawi dianggap layak untuk kembali ke skuad Garuda setidaknya untuk menggantikan Kevin Diks cedera bersama FC Copenhagen.
Jelang laga Timnas Indonesia vs Australia 20 Maret nanti, fans Merah Putih dibikin khawatir setelah Kevin Diks cedera saat menghadapi Chelsea di UEFA Conference League, Jumat (7/3) dini hari WIB.
Belum ada informasi lebih lanjut soal kondisi Kevin Diks, tapi ada laporan yang menyebut cedera Diks cukup parah dan bisa mengancam keikutsertaannya ke Timnas Indonesia.
Kendati begitu, Patrick Kluivert sebetulnya masih punya banyak alternatif dan Asnawi Mangkualam salah satunya. Berikut alasannya!
1. Tampil Reguler di Klub
Jika mempertimbangkan pemain pengganti untuk Kevin Diks, maka pemain tersebut harus punya match fitness yang sama baiknya atau dengan kata lain merupakan pemain reguler di klub.
Baca Juga: Denny Landzaat: Menurut Saya Lebih Dibutuhkan Sepak Bola Belanda
Asnawi memenuhi kualifikasi yang sempat ditetapkan Kluivert ini. Pemain 25 tahun tersebut cukup bermain reguler bersama Portf FC dengan tampil 29 kali di semua kompetisi.
Durasi bermain Asnawi juga tidak kalah dari pemain-pemain abroad Eropa lain, bahkan lebih tinggi karena sudah bermain selama 2.070 menit sejauh ini.
2. Kualitasnya Terjaga dan Diakui
Sempat dikhawatirkan level permainan Asnawi bakal menurun, tapi eks PSM Makassar itu menunjukkan jika ia mampu bangkit dan menunjukkan kualitasnya di Liga Thailand.
Bahkan Asnawi Mangkualam terpilih masuk ke dalam pemain terbaik paruh pertama musim Liga Thailand 2024/25. Keputusan ini memang layak karena Asnawi memang hampir tak tergantikan di Port FC.
3. Pemain Berpengalaman di Timnas Indonesia
Berita Terkait
-
Rafael Struick Simpan Kecewa: Mereka Datangkan Striker Baru dan Bilang Dia Jadi Starter
-
Rafael Struick Tak Sabar Tinggalkan Brisbane Roar, Mau ke Mana?
-
Bikin Bulu Kuduk Merinding, Erick Thohir Bagikan 'Berita Buruk' untuk Bahrain
-
Ragnar Oratmangoen: Benar-benar Kacau di Indonesia
-
Media Italia Soal Emil Audero: Sebuah Penyesalan Bagi Mereka yang Tak Menghargainya
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Liam Rosenior Tuduh Arsenal Tak Hormati Chelsea, Mikel Arteta Bantah Keras
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
Profil Liu Jianqiao Wasit Cina di Final Piala Asia Futsal 2026 Banyak Kontroversi
-
Kirim Doa untuk Timnas Futsal Indonesia, Akun Divisi Humas Polri Malah Dirujak Netizen
-
Final Piala Asia Futsal 2026: Profil Israr Megantara, Anak Tambun yang Hancurkan Iran
-
King Emyu Minggir Dulu, King Indo Trending! Timnas Futsal Indonesia Hajar Iran
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Luas Biasa! 29 Ribu Bobotoh di GBLA Bikin Layvin Kurzawa Berasa di Rumah Sendiri
-
Persib Tundukkan MU dengan Skor Meyakinkan, Umuh Muchtar Puas Dendam Lama Terbalas
-
TEBAK SKOR Final Piala Asia Futsal 2026, Timnas Indonesia vs Iran: Sejarah di Depan Mata