Suara.com - Pertemuan dua pemain Timnas Indonesia di Liga Thailand menjadi sorotan saat Port FC menghadapi Bangkok United pada pekan ke-26.
Laga yang mempertemukan Asnawi Mangkualam dan Pratama Arhan ini berakhir tanpa pemenang setelah kedua tim gagal mencetak gol.
Performa Kontras Asnawi dan Arhan di Laga Ini
Asnawi Mangkualam tampil sebagai starter dan mendapatkan kepercayaan penuh dari pelatih Port FC, Wasapol Kaewpaluk.
Bek kanan andalan Timnas Indonesia itu masuk dalam skema lima bek yang diterapkan timnya.
Dengan performa solid sepanjang 90 menit, Asnawi Mangkualam sukses memenangkan beberapa duel melawan pemain Bangkok United dan memberikan kontribusi signifikan bagi timnya.
Di sisi lain, Pratama Arhan baru mendapat kesempatan bermain pada menit ke-80.
Bek kiri yang membela Bangkok United itu masuk menggantikan Peerapat Notchaiya.
Dengan waktu bermain yang terbatas, Pratama Arhan tidak memiliki banyak kesempatan untuk menunjukkan kemampuannya dalam membantu serangan maupun bertahan.
Minim Gol, Pertandingan Berjalan Ketat
Meski tak ada gol tercipta, pertandingan ini tetap berlangsung dengan tempo yang cukup tinggi.
Port FC lebih dominan dalam menciptakan peluang dengan tiga kesempatan emas.
sementara Bangkok United hanya mampu melepaskan satu peluang berarti sepanjang laga.
Kedua tim berusaha mencari celah di pertahanan lawan, namun disiplin lini belakang membuat serangan-serangan yang dibangun sulit membuahkan hasil.
Asnawi Mangkualam yang kerap naik membantu serangan juga menunjukkan performa impresif dalam duel satu lawan satu, memperlihatkan pertahanan yang kokoh di sisi kanan Port FC.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga