Suara.com - Patrick Kluivert menjadi sorotan publik karena ekspresi yang ditunjukkannya saat bertemu penggawa Timnas Indonesia di Australia. Ekspresi yang ditunjukkannya bahkan membuat netizen kagum.
Ekspresi yang ditunjukkan Patrick Kluivert itu terlihat saat dirinya beserta staf kepelatihannya, berkumpul di ruang Gym bersama para penggawa Timnas Indonesia.
Dalam video singkat unggahan akun @timnasindonesia yang di-Repost akun @arsiptimnas, tampak pelatih asal Belanda itu tersenyum dan menunjukkan mimik wajah bahagia.
Senyum dan wajah bahagia yang ditunjukkan oleh Patrick Kluivert bahkan tetap terlihat saat dirinya menyalami para pemain Timnas Indonesia.
Tak sekadar menyalami para pemain, legenda Ajax Amsterdam itu bahkan juga memberi gestur lainnya seperti memeluk atau menepuk bahu anak asuhnya.
Sontak ekspresi yang ditunjukkan Patrick Kluivert itu menjadi sorotan. Banyak netizen bahkan dibuat kagum dengan ekspresi pelatih berusia 48 tahun itu.
“Coach Patrick auranya Positif Vibes ya, senyum terus. Good Luck coach semoga bisa mengukir sejarah buat Indonesia,” tulis komentar akun @r****i.
“Jauh banget vibes nya...timnas jadul ada TC dulu, kumpul di Jakarta n berangkat barengan...sekarang pada terbang dari berbagai negara abroad dan langsung kumpul .... semoga era kemajuan timnas indonesia lebih gacor lagi,” tulis komentar akun @b***e.
“Coach happy, pemain happy, supporter happy,” tulis komentar akun @m****a.
Baca Juga: Manajer Timnas Indonesia Bahas Patrick Kluivert Jelang Lawan Australia: Bagaimana Kami Bisa Percaya
Sekadar informasi, saat ini skuad Timnas Indonesia, baik dari kompetisi lokal maupun Abroad, beserta staf kepelatihan telah berkumpul di Australia.
Selama di Australia, staf kepelatihan Patrick Kluivert akan menjalani pemusatan latihan singkat sebelum bertarung melawan tuan rumah di Sydney, Kamis (20/3).
Mengingat laga kontra Australia ini merupakan laga debutnya, Patrick Kluivert pun tak mematok target tinggi, yakni meraih minimal 1 poin atau hasil imbang.
"Dari dua pertandingan itu saya ingin mendapatkan empat poin," kata Kluivert di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Minggu (12/1/2025).
Target tersebut terbilang realistis mengingat Timnas Indonesia tak menjalani pemusatan latihan yang panjang bersama pelatih barunya.
Di samping itu, skuad Garuda yang sebelumnya bisa menahan imbang Australia di pertemuan pertama, akan mendapat tambahan pemain baru.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Lionel Messi Jadi Raja Gol Piala Dunia, Tapi Rekornya Terancam Disalip Mbappe
-
Puja-puji Scaloni untuk Lionel Messi: Lihat Saja Komitmennya!
-
Sempat Kesulitan, Didier Deschamps Bongkar Kunci Kemenangan Atas Irak
-
Erling Haaland Samai Rekor Harry Kane usai 2 Golnya Antar Norwegia ke 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Hasil Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Menggila, Timnas Perancis Pulangkan Irak
-
Misi Cari Bakat Emas Timnas Putri Indonesia, MLSC All Stars 2026 Kick-off Mulai Hari Ini!
-
Lewati Sederet Legenda, Lionel Messi Menjadi Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia
-
Menerka Lawan Argentina di Fase Knock Out: Messi Cs Lawan Uruguay atau Spanyol?
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Piala Dunia 2026 Ubah Wajah Sepak Bola: Dari 2 Babak Jadi 4 Babak, Inovasi atau Ancaman?