Suara.com - Timnas Indonesia mengalami nasib buruk dalam laga melawan Australia di Sydney dalam lanjutan babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Selain harus menelan kekalahan telak, skuad Garuda juga menghadapi masalah besar dengan cederanya dua pemain kunci, Mees Hilgers dan Sandy Walsh. Cedera yang dialami keduanya menambah daftar kekhawatiran menjelang pertandingan berikutnya melawan Bahrain.
Dua Pemain Kunci Timnas Indonesia Cedera
Laga melawan Australia diharapkan bisa menjadi ajang pembuktian bagi Timnas Indonesia untuk bersaing di level tertinggi. Namun, hasil di lapangan justru berbicara sebaliknya. Selain kekalahan yang cukup mencolok, Timnas Indonesia juga harus kehilangan dua pemain penting akibat cedera.
Mees Hilgers, yang dipercaya mengawal lini pertahanan sejak menit awal pertandingan, mengalami cedera pada pangkal paha.
Pemain FC Twente itu sejatinya sudah menunjukkan tanda-tanda ketidaknyamanan sejak babak pertama, tetapi tetap berusaha melanjutkan pertandingan. Namun, kondisinya semakin memburuk hingga akhirnya harus ditarik keluar pada menit ke-60.
Untuk menggantikan Hilgers, pelatih Patrick Kluivert memasukkan Sandy Walsh. Sayangnya, kehadiran Walsh di lapangan tidak bertahan lama. Hanya berselang lima menit, pemain berusia 30 tahun itu juga mengalami cedera setelah berbenturan saat mencoba membantu serangan.
Setelah sempat mendapatkan perawatan medis, ia akhirnya harus ditandu keluar lapangan. Rizky Ridho kemudian masuk menggantikan Walsh untuk mengisi posisi di lini pertahanan.
Kondisi Hilgers dan Walsh Masih Belum Jelas
Baca Juga: Respon Kiper Australia saat Kevin Diks Gagal Eksekusi Penalti: Kalau Gol Maka
Hingga saat ini, belum ada kepastian mengenai kondisi terkini dari Hilgers dan Walsh. Tim medis Timnas Indonesia masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan seberapa parah cedera yang mereka alami.
Cedera ini tentu menjadi pukulan bagi tim, terutama karena mereka harus segera bersiap menghadapi Bahrain pada 25 Maret mendatang.
Absennya Hilgers dan Walsh berpotensi mengubah strategi pertahanan Timnas Indonesia. Jika keduanya tidak bisa bermain, Kluivert masih memiliki beberapa opsi lain untuk mengisi lini belakang.
Jay Idzes, yang berduet dengan Hilgers sejak awal laga, bisa tetap menjadi pilihan utama. Selain itu, ada juga Jordi Amat, Nathan Tjoe-A-On, dan Rizky Ridho yang siap menggantikan posisi bek tengah.
Sementara itu, Muhammad Ferrari, yang sebelumnya tidak masuk dalam daftar pemain cadangan melawan Australia, juga bisa menjadi alternatif bagi Timnas Indonesia jika dibutuhkan.
Dengan berbagai pilihan ini, pelatih Kluivert perlu merancang strategi terbaik agar lini pertahanan tetap solid meskipun kehilangan dua pemain kunci.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Babak Baru Skandal Dean James, Breda Seret Nama Maarten Paes
-
Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
-
Pimpin Klasemen, Umuh Muchtar Ingatkan Persib Bandung Jangan Jumawa
-
Hasil Liga Italia: Jay Idzes Tampil Penuh, Sassuolo Imbangi Juventus
-
Momentum Lebaran Bersama Keluarga, Dedi Kusnandar Lupakan Sejenak Sepak Bola
-
Liverpool Tumbang di Markas Brighton, Ini Dalih Arne Slot
-
Hasil Ligue 1: Hajar Nice 4-0, PSG Ambil Alih Puncak Klasemen
-
Jelang Final Piala Liga, Mikel Arteta Singgung Hubungan Pep Guardiola
-
Nafsu Besar Bos AC Milan, Ingin Mengembalikan Kejayaan Serie A seperti Era 90-an
-
Manchester United Ditahan Imbang Bournemouth, Bruno Fernandes Ngamuk-ngamuk Salahkan VAR