Suara.com - Menatap laga timnas Indonesia vs Bahrain, Dragan Talajic melontarkan psywar terhadap skuad Garuda.
Bahrain datang ke markas timnas Indonesia dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan mengincar kemenangan.
Hal itu demi bisa menggusur posisi skuad Garuda di klasemen sementara Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Untuk mengincar kemenangan, pelatih Bahrain Dragan Talajic melontarkan psywar.
Dragan Talajic memberikan komentar-komentar sindiran jelang timnas Indonesia vs Bahrain.
Sindiran yang diutarakan pelatih Kroasia menyoroti pemain naturalisasi timnas Indonesia yang memang menumpuk.
Menurutnya skuad Garuda selalu menambah pemain baru setiap jeda internasional.
"Saya sudah banyak menonton pertandingan Indonesia, setiap menonton saya melihat ada 2-3 pemain baru," ucap Dragan Talajic di konferensi pers sebelum laga timnas Indonesia vs Bahrain.
"Tapi dari Belanda dan dari Inggris, tidak ada dari Indonesia," imbuh pelatih Bahrain tersebut.
Baca Juga: Timnas Indonesia Resmi Gagal Gaet Pemain Keturunan Jawa Eks Chelsea
Talajic heran mengapa pemain baru tidak datang dari Indonesia.
Padahal Indonesia merupakan negara yang memiliki banyak penduduk.
"Kalian punya jutaan penduduk tapi kebanyakan yang datang justru dari Belanda," jelas Dragan Talajic lagi.
Bahkan pelatih berusia 59 tahun tersebut ogah berkomentar lebih lanjut soal kontroversi yang terjadi di pertemuan pertama.
"Saya tidak ingin komentar soal pertandingan terakhir. Itu sudah lewat, kami melupakannya," kata Dragan Talajic.
"Dan sekarang kami fokus pada pertandingan saat ini."
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia dan Bahrain Tukar Warna di GBK
-
Timnas Indonesia vs Bahrain: Menanti Tuah Gelora Bung Karno
-
Erick Thohir Akhirnya Sadar Diri: Timnas Indonesia Dalam Tekanan
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Bahrain Ketika Menang Tahun 2007 Silam
-
3 Pemain Bahrain Ini Langganan Cetak Gol dan Teror Gawang Timnas Indonesia
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'
-
Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis
-
Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal
-
Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan
-
Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali
-
Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi
-
The Next Andres Escobar? Kalah dari Swiss, Pemain Kolombia Terima Ancaman Pembunuhan