Suara.com - Pertemuan antara Timnas Indonesia dan Bahrain di matchday ke-8 Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 akan menjadi laga yang sarat gengsi dan tensi tinggi.
Duel Timnas Indonesia vs Bahrain ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta pada Selasa (25/3) pukul 20.45 WIB.
Meski Bahrain memiliki catatan gol yang tidak terlalu mentereng, ada beberapa pemain mereka yang memiliki rekam jejak sukses membobol gawang Skuad Garuda.
Sejarah mencatat, setidaknya ada tiga pemain Bahrain yang pernah memberikan mimpi buruk bagi pertahanan Timnas Indonesia.
Mereka tidak hanya mencetak gol, tetapi juga menjadi ancaman utama bagi timnas Indonesia baik di masa lalu maupun masa kini.
1. Sayed Dhiya
Salah satu nama pemain Bahrain yang paling mencolok dalam daftar ini adalah Sayed Dhiya.
Gelandang berusia 32 tahun ini pernah mencetak hattrick ke gawang Indonesia saat kedua tim bertemu di Kualifikasi Piala Dunia 2014 pada 2012.
Pada laga yang berlangsung di Manama, Bahrain menghancurkan Indonesia dengan skor telak 10-0, dan Sayed Dhiya menjadi salah satu aktor utama di balik pesta gol tersebut.
Baca Juga: Media Vietnam: Patrick Kluivert Kepedean
Menariknya, Sayed Dhiya masih menjadi bagian penting dari skuad Bahrain hingga saat ini.
Sebagai pemain yang memiliki kemampuan tembakan jarak jauh dan eksekusi bola mati yang akurat, kehadirannya di lini tengah Bahrain bisa menjadi ancaman serius bagi lini belakang Timnas Indonesia.
2. Ismail Abdullatif
Selain Sayed Dhiya, nama lain yang juga pernah membobol gawang Timnas Indonesia adalah Ismail Abdullatif.
Pada laga memalukan tahun 2012 tersebut, Ismaeel sukses mencetak dua gol dan menjadi bagian dari lini depan Bahrain yang produktif.
Kini, meski usianya sudah menginjak 38 tahun, Ismail Abdullatif tetap menjadi andalan di lini serang Bahrain.
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia Resmi Gagal Gaet Pemain Keturunan Jawa Eks Chelsea
-
Timnas Indonesia vs Bahrain: Patrick Kluivert Masih Incar Runner Up
-
3 Kerugian Timnas Indonesia jika Patrick Kluivert Pilih Emil Audero Dibanding Maarten Paes
-
Diminta Mundur, Patrick Kluivert Soroti Suporter Timnas Indonesia
-
Marselino Ferdinan: Chemistry Tak Bisa Dibangun 2-3 Hari
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey