Suara.com - Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes mengungkapkan bahwa ia sempat diminta oleh pelatih Venezia, Eusebio Di Francesco untuk jadi pemain depan di menit-menit akhir pertandingan Venezia vs Bologna.
Menjamu Bologna di markas sendiri, Pier Luigi Penzo Stadium, Venezia menyerah dengan skor 0-1 dari Bologna. Gol kemenangan Bologna dicetak oleh Riccardo Orsolini pada menit ke-49.
Menurut Jay Idzes, instruksi itu diberikan Di Francesco langsung kepadanya untuk bisa membuka peluang ataupun mencetak gol penyama kedudukan.
"Pelatih mengatakan kepada saya harus naik, seperti sat melawan Como. Setelah itu di menit-menit akhir terakhir kami mendapat penalti. Hari ini tidak berjalan sesuai keinginanku," kata Jay Idzes seperti dilansir dari bolognasportnews.it, Minggu (30/3).
Lebih lanjut kapten Timnas Indonesia itu mengatakan meski timnya kembali menelan kekalahan, ada hal positif soal bagaimana mereka memainkan strategi bertahan.
Menurut Jay, sudah tercipta keseimbangan yang baik di lini pertahanan Venezia. Meski Venezia sempat ditingga oleh sejumlah pemain.
"Menurut saya, kami berrmain baik ya. Begitu juga dengan pemain lain yang baru datang seperti Ale (Marcandalli). Pada bulan Januari beberapa pemain pergi yang lain ceddera, sekarang jumlah kami banyak dan performa meningkat," kata Jay Idzes.
"Kami bertahan dengan baik di lini belakang maupun kontribusi para penyerang, yang kami butuhkan hanyalah gol," sambungnya.
Sementara itu, pelatih Di Francesco mengatakan bahwa ia sangat kecewa dengan kekalahan dari Bologna. Ia menyoroti sejumlah peluang yang tidak bisa dimanfaatkan dengan baik sertaa gol yang dicetak oleh Orsolini.
Baca Juga: Ole Romeny Ngebet Bisa Bahasa Indonesia: Ingin Menunjukkan Rasa Hormat
"Orsolini mencetak gol hebat setelah kami mendapat dua peluang bagus untuk memecah kebuntuan. Pada saat tertentu, kami tidak cukup fokus. Anda harus waspada untuk memanfaatkan peluang di depan gawang lawan," ucapnya.
"Lalu mungkin kita akan bicara tentang Bologna yang hebat, sayang sekali tidak ada poin yang kami dapat hari ini," sambung Di Francesco.
"Pendekatannya akan berubah, tetapi saya tidak bisa terus menempatkan enam pemain untuk mencetak gol. Kami harus memberi keseimbangan dan mencari tujuan. Saya bosan membicarakannya ini. Jika kami kebobolan gol, itu kesalahan kami dan kami harus memperbaikinya," tegas Di Francesco.
Rizky Ridho Mendadak Jadi Pemain Depan
Duet Jay Idzes di Timnas Indonesia, Rizky Ridho saat laga Timnas Indonesia vs Bahrain dalam lanjutan babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 juga sempat bermain sebagai pemain depan.
Thom Haye bercerita kembali mengenai Rizky Ridho. Ia kembali dibuat geleng-geleng kagum karena sang pemain begitu kerja keras meski sudah tumbang.
Berita Terkait
-
Ole Romeny Ngebet Bisa Bahasa Indonesia: Ingin Menunjukkan Rasa Hormat
-
Bersinar Cetak 2 Gol di Timnas Indonesia, Ole Romeny Ungkap Peran Besar Patrick Kluivert
-
Balik Lagi ke Almere City, Thom Haye Ceritakan Perjalanan dengan Timnas Indonesia
-
Perasaan Campur Aduk Jay Idzes: Menang Bersama Timnas Indonesia, Keok di Venezia
-
Pil Pahit Jay Idzes: Ungkap Biang Kerok Tim dan Mimpi yang Belum Padam
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
Eks Pejabat FBI dan CIA Wanti-wanti Sesuatu Lebih Buruk Bisa Terjadi di Piala Dunia 2026
-
Duel Persija vs Persib Tak Cuma Soal Skor, El Clasico Satukan Gairah Fans dan Tren Nobar
-
AC Milan Terancam Terdepak dari Zona Liga Champions
-
Visa hingga Lagu Nasional! Iran Ajukan 7 Syarat ke AS untuk Main di Piala Dunia 2026
-
Kronologis Drama VAR Batalkan Gol West Ham, Kemenangan Tipis Arsenal Atas Tuan Rumah Semalam
-
Fabio Calonego Tak Terima Persija Kalah, Akui Macan Kemayoran Kehilangan Taring
-
Faktor X yang Bikin Persija Jakarta Dipecundangi Persib Bandung di Samarinda
-
Persija Dibungkam Persib, Mauricio Souza Klaim Macan Kemayoran Lebih Hebat
-
Arsenal Dipastikan di Jalur Juara Liga Inggris Premier League 2026
-
Peluang Juara Tertutup, Kata-kata Mauricio Souza Usai Persija Dibungkan Persib