Suara.com - Timnas Indonesia berpotensi menghadapi sanksi FIFA setelah insiden yang terjadi saat pertandingan melawan Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Pertandingan babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia ini berlangsung pada Selasa (20/3/2025) dan berakhir dengan kemenangan tipis 1-0 untuk Indonesia, berkat gol tunggal dari Ole Romeny. Hasil ini membawa skuad Garuda ke posisi keempat dalam klasemen Grup C dengan sembilan poin.
Namun, kemenangan tersebut diwarnai oleh tindakan kurang sportif dari sebagian suporter Indonesia yang mencemooh lagu kebangsaan Bahrain sebelum pertandingan dimulai. Pelatih Bahrain, Dragan Talajic, mengungkapkan kekecewaannya terhadap sikap suporter tuan rumah yang dianggap tidak menunjukkan rasa hormat.
Ia menyatakan bahwa tindakan tersebut tidak mencerminkan nilai-nilai yang seharusnya dijunjung tinggi dalam sepak bola internasional.
Situasi ini memunculkan kekhawatiran bahwa Indonesia bisa menghadapi sanksi serupa dengan yang pernah diterima oleh Bahrain beberapa waktu lalu.
Pada 10 September 2024, saat Bahrain menghadapi Jepang di Stadion Nasional Bahrain, suporter tuan rumah melakukan pelanggaran serupa, termasuk menyorot pemain lawan dengan laser serta meniup peluit saat lagu kebangsaan Jepang dikumandangkan.
Insiden tersebut memicu reaksi keras dari berbagai pihak, termasuk pelatih Jepang, Hajime Moriyasu, yang menegaskan pentingnya menghormati simbol-simbol kebangsaan dalam kompetisi internasional.
Akibat insiden itu, Federasi Sepak Bola Bahrain (BFA) dikenai denda sebesar 10.000 Swiss Franc atau sekitar Rp182 juta oleh FIFA. Dengan adanya kasus serupa di Indonesia, bukan tidak mungkin PSSI juga akan menghadapi sanksi yang setimpal.
FIFA selama ini sangat tegas terhadap tindakan yang dianggap mencederai nilai sportivitas dalam sepak bola, termasuk perilaku tidak pantas dari suporter.
PSSI kemungkinan harus segera melakukan evaluasi dan mengedukasi para pendukung timnas agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.
Baca Juga: Media China: Posisi Timnas Indonesia Bakal Dikudeta
Mengingat Timnas Indonesia masih memiliki peluang untuk melangkah lebih jauh di Kualifikasi Piala Dunia 2026, menjaga citra baik di mata dunia menjadi hal yang sangat penting agar tidak ada kendala dalam perjalanan menuju turnamen prestisius tersebut.
Ringkasan pertandingan Timnas Indonesia melawan Bahrain pada 25 Maret 2025
Timnas Indonesia Raih Kemenangan Tipis Atas Bahrain di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Timnas Indonesia berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas Bahrain dalam laga lanjutan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Pertandingan yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Selasa (25/3/2025) malam WIB itu berjalan sengit dan penuh drama.
Gol Tunggal Ole Romeny Menentukan Kemenangan Garuda
Gol semata wayang dalam pertandingan ini dicetak oleh penyerang Timnas Indonesia, Ole Romeny, pada menit ke-24. Gol tersebut tercipta berkat umpan matang dari Marselino Ferdinan yang berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Romeny.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Mitsubishi Eclipse Kapan Meluncur? Kini Bawa Mesin Canggih Ramah Lingkungan
-
Bukan Cuma Razia Absensi, Wali Kota Sukabumi Duduk Lesehan dan Minta Curhat ASN Saat Sidak
-
Buron Interpol Pengirim PMI Ilegal ke Kamboja Dibekuk di Soetta
-
Gubernur Riau Abdul Wahid Cuma Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Belum Putuskan Ajukan Banding
-
Benarkah Atap Asbes Bisa Bikin Kanker? Dokter Paru Ungkap Fakta dari WHO
-
2 SPPG di Simeulue Aceh Berhenti Beroperasi
-
Ramai Pagar Tinggi di Mal, APPBI Buka Suara
-
4 Moisturizer Centella Asiatica untuk Jerawat Terbaik, Redakan Kemerahan Menurut Klaim
-
Kenapa Jepang Sering Diguncang Gempa Bumi Besar?
-
Perkuat Sinergi Politik, Bupati Bogor dan DPRD Pererat Komunikasi demi Aspirasi Rakyat