Suara.com - Media internasional memberikan peringatan kepada Timnas China untuk mewaspadai Timnas Indonesia yang kini menjadi ‘Naga Kandang’ atau sulit dikalahkan di rumahnya sendiri.
Sebagaimana diketahui, Timnas Indonesia akan menjamu China di Matchday ke-9 grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Dijadwalkan, kedua tim akan saling berhadapan dan bertarung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada 5 Juni 2026 mendatang.
Di pertemuan kali ini, kedua tim sama-sama membutuhkan kemenangan untuk bisa menjaga asa tampil di Piala Dunia 2026 mendatang.
Terlebih bagi China yang saat ini duduk di dasar klasemen grup C. Hanya kemenangan atas Timnas Indonesia lah yang membuat tim berjuluk Naga ini menjaga asa menembus panggung dunia.
Karena butuh kemenangan, China pun akan mengandalkan memori indahnya kala menang 2-1 atas Timnas Indonesia di pertemuan pertama pada Oktober 2024 lalu.
Dengan memori indah itu serta fakta bahwa Timnas Indonesia tak pernah menang atas China selama 68 tahun terakhir, maka Zhang Yuning dkk percaya diri bisa menang di SUGBK.
Hanya saja, China mendapat peringatan keras dari media di negaranya sendiri, yakni 163.com, yang meminta agar Tim Naga tak jemawa saat bertandang ke Timnas Indonesia.
Pasalnya, media 163 itu menilai bahwa Timnas Indonesia adalah tim jago kandang dengan sederet hasil apik yang diraih tim Garuda di SUGBK.
Baca Juga: Kisah Mathew Baker Hampir Bela Australia, Pilihannya ke Timnas Indonesia Berbuah Manis
“Satu hal yang perlu diwaspadai adalah tim Indonesia adalah tipikal ‘Naga Kandang’,” bunyi artikel 163 saat menganalisa tim Garuda.
“Mereka hanya kalah dari Jepang, mengalahkan Arab Saudi, dan bermain imbang dengan Australia. Akan sulit bagi tim nasional China untuk menaklukkan kandang yang sangat kejam itu (GBK),” lanjut artikel itu.
Memang di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia ini, Timnas Indonesia menjadi salah satu tim yang sulit dikalahkan di kandang.
Terlepas dari kekalahan 0-4 dari Jepang pada Matchday ke-5, Timnas Indonesia mampu menciptakan sederet hasil apik melawan kontestan grup C lainnya di SUGBK.
Catatan apik pertama didapat saat menahan imbang Australia 0-0 di Matchday ke-2 pada September 2024, dan berlanjut menang 2-0 atas Arab Saudi di Matchday ke-6 pada November 2024.
Setelah menang atas Arab Saudi, Timnas Indonesia kembali beraksi di kandang saat Matchday ke-8 dengan menang 1-0 atas Bahrain pada Maret kemarin.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim