Karena Venezia berada di jurang degradasi, klub-klub Italia meyakini bisa mendapatkan pemain sekaliber Jay Idzes dengan harga miring pada musim panas 2025 mendatang.
Profil Jay Idzes
Lahir di Mierlo, Belanda, pada 2 Juni 2000, darah Indonesia mengalir dalam diri Idzes melalui kakeknya yang lahir di Semarang. Ketertarikannya pada sepak bola tumbuh sejak usia dini, mengantarkannya bergabung dengan akademi PSV Eindhoven sebelum melanjutkan karier di VVV-Venlo dan FC Eindhoven. Di FC Eindhoven inilah, Idzes memulai debut profesionalnya pada tahun 2018.
Perjalanan kariernya terus menanjak. Pada tahun 2020, ia berlabuh di Go Ahead Eagles, di mana ia menjadi pemain kunci dan membantu tim promosi ke Eredivisie, kasta tertinggi Liga Belanda. Penampilan solidnya di Eredivisie menarik perhatian klub Italia, Venezia, yang kemudian merekrutnya pada Juni 2023.
Kepindahan ke Venezia menjadi babak baru yang signifikan dalam karier Idzes. Ia tak hanya berhasil menembus skuad utama tim yang berlaga di Serie B, tetapi juga menunjukkan performa impresif yang membawa Venezia promosi ke Serie A musim 2024/2025. Debutnya di Serie A terjadi pada 25 Agustus 2024, menghadapi Fiorentina.
Namun, sorotan utama tertuju padanya pada 14 Desember 2024. Dalam laga melawan raksasa Juventus, Idzes mencetak gol pertamanya di Serie A, sekaligus mengukir namanya dalam sejarah sepak bola Indonesia dan Asia Tenggara sebagai pemain pertama yang melakukannya.
Gol tersebut menunjukkan kualitasnya tak hanya dalam bertahan, namun juga dalam kontribusi serangan.
Di level internasional, proses naturalisasi Idzes menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) rampung pada Desember 2023. Kehadirannya di Timnas Indonesia memberikan dimensi baru di lini belakang.
Debutnya bersama Garuda terjadi pada 21 Maret 2024 dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Vietnam, di mana ia tampil solid dan membantu tim meraih kemenangan.
Baca Juga: Punya 13 Caps, Kiper Lokal Timnas Indonesia Ini Curhat Setelah Digeser Maarten Paes
Sejak saat itu, Idzes menjadi andalan pelatih Shin Tae-yong di jantung pertahanan Timnas Indonesia. Kepercayaan ini dibayar tuntas dengan penampilan-penampilan lugas dan kontribusi signifikan dalam beberapa pertandingan penting.
Ia bahkan sempat dipercaya mengemban ban kapten Timnas Indonesia dalam laga melawan Australia pada September 2024.
Felix Indra Jaya
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Beri Kepastian Lahan bagi Masyarakat, Kemenhut Realisasikan 3,11 Juta Hektare TORA
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian
-
Tak Ada di KUHAP, Penanganan Kasus Eks Jampidsus Tak Boleh Diberi Perlakuan Istimewa
-
Aroma Persaingan Pileg 2029 Mulai Terasa, Waketum PAN Soroti Keberanian Kaesang Nyaleg di Jateng
-
Viral Kabar Ajudan Febrie Adriansyah Ditembak Orang Misterius, Polisi: Hoaks
-
Jadwal Pasar Murah di Kampar dan 4 Kecamatan Wilayah Pekanbaru