Suara.com - Persaingan dalam skuad Timnas Indonesia semakin memanas, khususnya di posisi penjaga gawang. Setelah kedatangan Maarten Paes dan Emil Audero yang resmi menjadi Warga Negara Indonesia, posisi para kiper lokal semakin terancam, termasuk Ernando Ari Sutaryadi. Meski begitu, kiper utama Persebaya Surabaya tersebut menunjukkan sikap dewasa dalam menyikapi situasi ini.
Ernando, yang kini berusia 23 tahun, tidak merasa tersisih meskipun posisinya di bawah mistar Timnas kini tidak sekuat sebelumnya.
Dalam dua tahun terakhir, Ernando menjadi andalan pelatih Shin Tae-yong di berbagai turnamen penting. Namun, seiring berjalannya waktu, ia harus menerima kenyataan bahwa kehadiran pemain naturalisasi membawa perubahan besar dalam hierarki penjaga gawang tim nasional.
"Senang saja bisa dapat ilmu dari mereka dan juga apapun itu kalau saya dikasih kesempatan di timnas, mungkin saya banyak belajar dari mereka," kata Ernando dikutip dari Antara.
Kehadiran Maarten Paes, yang bermain di liga Eropa dan memiliki pengalaman menghadapi striker papan atas, membuat kompetisi semakin ketat.
Ditambah lagi, Emil Audero yang baru saja sah menjadi WNI pada Maret lalu, menambah tekanan dalam perebutan posisi utama. Emil sendiri diketahui merupakan jebolan akademi Juventus dan kini bermain di Serie A, liga elite Italia.
Dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang digelar pada Maret lalu, Ernando tetap mendapat panggilan timnas di bawah pelatih Patrick Kluivert.
Meski demikian, statusnya lebih sering berada di bangku cadangan, sebagai pilihan ketiga setelah Paes dan Audero. Namun, Ernando menilai kehadiran dua pemain naturalisasi tersebut sebagai peluang untuk berkembang, bukan sebagai ancaman.
Ia menganggap pengalaman dan wawasan yang dimiliki keduanya bisa menjadi sumber pembelajaran yang sangat berharga.
Baca Juga: Ups Keceplosan! Pelatih Korea Utara Bocorkan Kelemahan Tim Sendiri Jelang Lawan Indonesia U-17
Sebagai pemain muda, ia ingin menyerap sebanyak mungkin ilmu dan pengalaman agar bisa terus meningkatkan kualitas diri, baik di level klub maupun tim nasional.
Sebelumnya, Ernando sempat menjadi pilihan utama skuad Garuda dan telah mencatatkan 13 caps bersama Timnas Indonesia. Namun, setelah Paes resmi membela Merah Putih, ia harus merelakan tempat utamanya.
Kondisi ini makin menantang setelah Emil Audero diproyeksikan akan debut saat Indonesia melawan China dalam laga kualifikasi yang akan berlangsung pada Juni mendatang.
Uniknya, situasi tersebut sempat membuka peluang bagi Ernando. Paes saat ini harus absen karena akumulasi kartu kuning, sehingga posisi kiper utama kemungkinan akan ditempati oleh Audero.
Ini berarti Ernando naik satu tingkat menjadi pelapis langsung Audero. Peluang tersebut bisa menjadi momen penting baginya untuk kembali membuktikan diri di level internasional.
Di balik persaingan itu, banyak yang menyoroti pentingnya memiliki kedalaman skuad yang kuat, terutama di posisi kiper.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek