Suara.com - Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero baru-baru ini mengeluh karena sering kebobolan di menit-menit akhir bersama timnya Palermo. Tentu, ini menjadi catatan untuk Pelatih Garuda, Patrick Kluivert.
Emil Audero kemungkinan akan dimainkan Pelatih Patrick Kluivert saat Timnas Indonesia menjamu China dalam laga lanjutan ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada 5 Juni mendatang.
Emil Audero menggantikan posisi kiper utama Timnas Indonesia, Maarten Paes yang tak bisa tampil karena akumulasi kartu. Nah, untuk Emil sampai dengan saat ini belum pernah mencatatkan debut bersama tim Merah Putih.
Tetapi, penampilan Emil Audero bersama timnya Palermo bisa dibilang tidak bagus. Meski memang, ia banyak mendapat menit bermain ketimbang sebelumnya bersama dengan Como.
Seperti diketahui, Como yang berlaga di Serie A meminjamkan Emil ke Palermo di Serie B. Sejak bergabung, menit tampil pemain naturalisasi itu sangat banyak.
Tetapi, ada beberapa hal yang dikeluhkannya. Salah satunya adalah sering kebobolan di menit akhir pertandingan bersama Palermo.
Hal ini diungkapkan Emil Audero usai Palermo tumbang dari Bari dengan skor 1-2 dalam lanjutan Serie B Italia beberapa waktu lalu. Dalam laga itu, Emil kebobolan pada menit 89 yang membuat timnya gagal menahan imbang.
“Keboobolan di menit-menit akhir ini terjadi terlalu sering,” kata Emil Audero dilansir dari Palermo Today.
“Kami harus mencoba bermain seolah-olah ini masalah hidup atau mati karena kami memiliki tujuan yang sangat penting untuk dicapai,” lanjutnya.
Baca Juga: Penasihat Teknis Timnas Indonesia Bertemu Pep Guardiola, Netizen Heboh: Jadi Dirtek PSSI?
Sejak bergabung dengan Palermo, Emil Audero sudah kemasukan enam gol di menit-menit akhir. Sialnya, gol yang diciptakan lawan membuat Palermo langsung dihukum menderita kekalahan.
Tentu catatan ini harus membuat Patrick Kluivert bersikap jelang Timnas Indonesia menghadapi China. Terlebih duel ini sangat penting untuk dimenangkan buat menjaga asa lolos ke babak berikutnya.
Hitungan Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026
Perjalanan Timnas Indonesia menuju Piala Dunia 2026 masih menyisakan harapan. Meski medan yang harus dilalui cukup terjal, skuad Garuda masih punya peluang lolos ke putaran final turnamen sepak bola terbesar di dunia.
Hingga matchday ke-8 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Indonesia menempati peringkat keempat Grup C dengan koleksi 9 poin. Mereka hanya terpaut satu poin dari Arab Saudi di posisi ketiga, dan berjarak empat angka dari Australia di urutan kedua.
Masih ada dua pertandingan penting yang akan menjadi penentu nasib Indonesia: menjamu China di Jakarta dan melawat ke markas Jepang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Setelan Ganas Honda NSF250RW Tantang Gelombang Panas Eropa, Kans Ramadhipa Rajai Moto3 Magny-Cours
-
The Black Lizard: Duel Kecerdasan Detektif dan Ratu Kriminal yang Menegangkan
-
Prabowo Sebut Cak Imin, Dasco dan Bahlil 3 Kancil Politik: Kalau Mereka Kumpul Repot Kita!
-
Nekat Tembak Paha Korban Lalu Kabur ke Lampung, Duo Maling Motor Matraman Ciut di Tangan Polisi
-
6 Cara Mengatasi Blush On Ketebalan dan Terlalu Menor, Tak Khawatir Merusak Makeup
-
Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos
-
Fairuz Al Rafiq & Sonny Septian Terapkan Pola Asuh Mereka di Film Anak-Anak Bambu
-
Pakar Soroti Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus, Dorong KPK Ambil Alih
-
Menkeu Ancam Kejar Peserta Tax Amnesty Bandel, PPATK Ikut Telusuri Dana Masuk
-
Penghitungan Kerugian Negara Disorot, BPKP Diminta Evaluasi Metode Audit