Suara.com - Asisten pelatih timnas Indonesia, Alex Pastoor begitu memerhatikan mentalitas pemain.
Alex Pastoor ditunjuk PSSI sebagai asisten Patrick Kluivert di timnas Indonesia.
Kehadiran juru taktik 58 tahun tersebut disyukuri oleh suporter skuad Garuda.
Sebab, pelatih yang memiliki julukan 'Profesor' tersebut dianggap punya filosofis permainan yang cocok dengan timnas Indonesia.
Selain taktik yang jitu, Alex Pastoor juga merupakan pelatih yang memerhatikan mentalitas pemain.
Nah, pemain timnas Indonesia sebaiknya perlu tahu fakta bahwa pelatih asal Belanda itu tak suka pemain yang suka guling-guling.
Pasalnya belum lama ini Alex Pastoor memberikan kritik tajam kepada Bruno Fernandes yang merupakan kapten Manchester United.
Alex Pastoor mengatakan bahwa mentalitas Bruno Fernandes tidak memperlihatkan pemimpin lapangan.
"Kapten yang ditunjuk Sir Alex Ferguson, (Bryan) Robson, Roy Keane, Eric Cantona, mereka mewakili mentalitas tim yang sama sekali berbeda di lapangan (dengan Bruno Fernandes)," ucap Alex Pastoor dikutip dari Voetbal Primeur.
Baca Juga: Sandy Walsh Bongkar Alasan Timnas Indonesia Jago Kandang di Stadion GBK
"Saya pikir (Bruno) Fernandes akan jauh lebih baik dengan orang-orang seperti itu," imbuh asisten pelatih timnas Indonesia ini.
Alex Pastoor menjelaskan bahwa kapten Setan Merah tersebut terlalu banyak mengeluh dan terjatuh di lapangan.
"Banyak berguling-guling, banyak mengeluh, tatapan mata yang sulit. Itu bukan yang saya harapkan dari kapten tim sebesar itu," ujar Alex Pastoor.
"Ketika Anda mendengar kata-kata Sir Alex Ferguson, kata-katanya sangat keras. Namun, pada saat yang sama, kata-kata itu sangat lembut dan baik kepada pemain yang lebih muda," sambungnya lagi.
Nah, berkaca dari kritikan tajam Alex Pastoor tersebut, pemain timnas Indonesia jangan main-main untuk urusan mentalitas.
Asisten pelatih Patrick Kluivert bakal menuntut pemain skuad Garuda memiliki daya juang yang tinggi.
Berita Terkait
-
Dokumen Naturalisasi Siap, Pemain Keturunan Bandung Debut di Piala AFF U-23 2025?
-
Daftar Pemain Keturunan Wajib Bela Timnas Indonesia U-17 Biar Gacor di Piala Dunia U-17 2025
-
Profil Kayne van Oevelen, Kiper Keturunan Indonesia yang Jadi Rebutan Ajax hingga PSV Eindhoven
-
Siapa Nafi Nahdi? Pemain Keturunan di Luar Belanda Berpaspor Jerman-RI, Bisa Langsung Bela Timnas
-
Berapa Gaji Nova Arianto di Timnas Indonesia U-17?
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda