Suara.com - Indonesia pernah jadi destinasi idaman bagi klub-klub top Eropa yang menjalani tur pramusim. Nama besar seperti Manchester United, Arsenal, hingga AC Milan pernah mencicipi atmosfer panasnya sepak bola Tanah Air.
Namun belakangan, perlahan-lahan, posisi Indonesia mulai tergeser oleh negara-negara tetangga di Asia Tenggara.
Kini, jelang berakhirnya musim kompetisi 2024-2025, selain penentuan tim juara, satu agenda lain yang juga dinanti adalah tur pramusim klub-klub Eropa. Sejumlah nama besar sudah menetapkan rute tur mereka ke Asia, dan kali ini, mayoritas justru melirik negara lain.
Manchester United Pilih Malaysia
Manchester United, salah satu klub dengan fanbase terbesar di Asia, akan menyambangi Malaysia dalam rangkaian tur pramusim tahun ini. Tim berjuluk Setan Merah dijadwalkan tampil di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, dalam laga melawan ASEAN All-Stars pada 28 Mei 2025.
MU yang kini ditangani pelatih asal Portugal, Ruben Amorim, menjadikan kunjungan ini sebagai bagian dari ekspansi fanbase mereka di Asia Tenggara.
Singapura Jadi Magnet Baru
Sementara Singapura benar-benar laris manis musim panas ini. Tercatat ada tiga klub top yang akan hadir: Arsenal, Newcastle United, dan AC Milan. Ketiganya bakal unjuk gigi dalam event Singapore Festival of Football pada Juli 2025.
Kehadiran tiga tim sekaligus membuat Singapura jadi salah satu pusat perhatian pecinta sepak bola di kawasan ASEAN. Infrastruktur, keamanan, hingga kesiapan finansial disebut sebagai alasan utama mengapa negara ini kini diunggulkan jadi lokasi tur pramusim.
Baca Juga: Asisten Pelatih Timnas Indonesia Persiapkan Emil Audero Debut Lawan China
Lalu, Bagaimana dengan Indonesia?
Pertanyaan itu mulai muncul di kalangan suporter. Apakah tahun ini akan ada klub besar yang datang ke Indonesia?
Sayangnya, belum ada satu pun klub top Eropa yang secara resmi mengumumkan akan datang ke Indonesia. Padahal, jika menengok ke belakang, Indonesia punya sejarah panjang jadi persinggahan klub-klub elite dunia.
Kunjungan terakhir dari klub Eropa terjadi satu dekade lalu. Pada tahun 2015, AS Roma menyambangi Indonesia dan memainkan laga unik dengan membagi skuad menjadi dua tim, Tim Merah dan Tim Putih. Setelah itu, belum ada lagi kunjungan dari klub besar Eropa.
Sempat ada rencana Borussia Dortmund ke Indonesia pada 2022, namun batal dengan alasan keamanan. Walau begitu, tahun 2022 juga mencatat momen bersejarah saat Timnas Argentina yang baru saja menjuarai Piala Dunia, datang ke Indonesia untuk uji coba. Lionel Messi cs menjadi bintang di Gelora Bung Karno, tapi itu bukan klub, melainkan timnas.
Dulu Indonesia Favorit, Sekarang?
Berita Terkait
-
Asisten Pelatih Timnas Indonesia Persiapkan Emil Audero Debut Lawan China
-
PLN IP Siap Penuhi Kebutuhan Hidrogen Sebagai Energi Alternatif Masa Depan
-
Usai Bela Timnas Indonesia, Nathan Tjoe-A-On Mulai Rutin Main di Swansea City
-
PSSI-nya Korsel Tunjuk Sosok Tak Terduga Jadi Dirtek, Shin Tae-yong?
-
3 Pemain Termahal yang Dipanggil Perkuat ASEAN All Star untuk Lawan Manchester United
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara