Sempat bergonta-ganti klub di Liga Inggris, hingga sederet klub di Liga Eropa, karier nomaden Djemba-Djemba sampai ke Indonesia.
Pada 2015, Djemba-Djemba kembali membuat kejutan kali ini untuk penggemar sepak bola Indonesia usai bergabung dengan Persebaya Surabaya.
Persebaya Surabaya saat itu bernama Surabaya United dan Bhayangkara Surabaya United, bermain sela satu musim hingga Februari 2016 sebelum hijrah ke Prancis.
2. Amâncio Fortes
Kemudian pemain Man United lainnya yang pernah berkarier di Liga Indonesia adalah Amancio Fortes bersama Semarang United pada 2011.
Bernama lengkap Amancio Jose Pinto Fortes, merupakan pemain asal Angola yang lahir pada 18 April 1990 memiliki tinggi mencapai 170 cm.
Kariernya di Man United memang tak mentereng karena mentok di kelompok umur U-18 pada 2006, namun hal itu menjadi kebangaan tersendiri untuknya.
Bersama Semarang United, Amancio hanya bertahan enam bulan sebelum mencoba peruntungan kembali ke Eropa dan sejak itu kariernya bersifat nomaden.
3. Charlie Scott
Baca Juga: Patrick Kluivert Potensi Lepas 2 Pemain Timnas Indonesia ke Malaysia
Scott adalah jebolan akademi Manchester United yang sempat bermain untuk tim U-23, namun gagal menembus tim senior.
Setelah berkelana di sejumlah klub, ia memutuskan menjajal karier di Indonesia.
Pada tahun 2024, Scott resmi menjadi bagian dari Semen Padang. Namun, dirinya hanya tampil tujuh pertandingan dan kini nyaman berkarier di Liga Kamboja.
Berita Terkait
-
Patrick Kluivert Potensi Lepas 2 Pemain Timnas Indonesia ke Malaysia
-
3 Alasan Pilar Penting Timnas Indonesia Absen di Laga MU vs ASEAN All Stars
-
Ondrej Kudela Antar Persija Jakarta Teguk Kemenangan, Persik Kediri Makin Terpuruk
-
Jelang Manchester United vs Wolverhampton Malam Ini: Jadwal, Prediksi, dan Head to Head
-
Hasil BRI Liga 1: Ondrej Kudela Pahlawan, Persija Jakarta Bungkam Persik
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim