Suara.com - Kabar buruk datang dari striker Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen. Sang pemain dilaporkan sedang berjuang sembuh dari serangan virus.
Hal tersebut disampaikan oleh Pelatih FCV Dender, Vincent Euvrard. Ia mengatakan bahwa penyerang andalan skuad Garuda itu masih berjuang pulih dari serangan virus.
Ini sekaligus menjawab ke mana perginya Ragnar Oratmangoen yang menghilang dari timnya selama ini. Tentu saja diharapkan sang pemain bisa segera pulih dan kembali bermain demi kepentingan Timnas Indonesia.
"Ragnar Oratmangoen belum fit, dia sedang berjuang melawan virus," kata Vincent Euvrard dilansir dari laman resmi klub, Minggu (20/4/2025).
Sekadar informasi, Ragnar memang mulai kehilangan tempat bersama FCV Dender bahkan sebelum terserang virus. Di beberapa laga terakhir sebelum bergabung Timnas Indonesia pada Maret lalu, ia hanya tampil sebagai pemain pengganti.
Meski begitu, pelatih Dender masih sering memberikan menit bermain untuk Ragnar dari bangku cadangan. Namun, pemain beragama muslim ini jarang tampil penuh selama 90 menit.
Musim ini saja Ragnar Oratmangoen baru mencetak satu gol dari 20 penampilannya bersama FCV Dender. Tentu hasil itu agak mengecewakan karena posisi sang pemain adalah penyerang.
Sementara waktu bermainnya Ragnar Oratmangoen bersama Dender sudah menyebutuh 1012 menit. Setelah pulih dari serangan virus sang pemain harus segera bangkin merebut kembali menit bermain di klub.
Meski begitu, Ragnar menjadi sosok penting di lini depan Timnas Indonesia. Penampilan di lini serang skuad Garuda sangat dibutuhkan Pelatih Patrick Kluivert.
Baca Juga: Jay Idzes Cs Dapat Peringatan Keras Jelang Duel Panas Tim Papan Bawah
Kecepatan dan akurasi umpan masih bermanfaat untuk Timnas Indonesia. Oleh sebab itu, tentu pecinta sepak bola Tanah Air berharap Ragnar Oratmangoen tidak mengalami cedera serius.
Pasalnya, Timnas Indonesia akan melakoni dua laga penting dalam lanjutan Grup C ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada Juni mendatang. Tim Merah Putih akan berhadapan dengan China dan Jepang, tentu sangat berat.
Langkah Timnas Indonesia menuju Piala Dunia 2026 masih terbuka, meski dihadang tantangan berat. Hingga matchday ke-8 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, skuad Garuda menempati peringkat keempat Grup C dengan 9 poin—hanya tertinggal satu poin dari Arab Saudi dan empat poin dari Australia.
Timnas Indonesia masih menyisakan dua pertandingan krusial melawan China di Jakarta (5 Juni) dan tandang ke Jepang (10 Juni).
Kemenangan di dua laga tersebut akan mengangkat poin Garuda menjadi 15. Namun, untuk bisa finis di posisi dua besar dan lolos otomatis, mereka juga bergantung pada hasil tim pesaing.
Australia, yang saat ini mengoleksi 13 poin, akan menghadapi Jepang dan Arab Saudi. Agar Timnas Indonesia bisa menyalip, Socceroos tak boleh meraih lebih dari satu poin di dua laga itu.
Berita Terkait
-
Jay Idzes Cs Dapat Peringatan Keras Jelang Duel Panas Tim Papan Bawah
-
4 Negara Pengirim Pemain Terbanyak di ASEAN All Star Hadapi Manchester United
-
Erick Thohir Berandai-andai Timnas Indonesia Pecundangi Jepang, Mampukah?
-
Menggila di Liga Domestik, Trio China Wajib Diwaspadai Timnas Indonesia!
-
Taktik MU Vs Lyon Dicontek Alex Pastoor, Bakal Diterapkan untuk Timnas Indonesia?
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Cadangan Devisa RI Turun Jadi Rp2.600 Triliun, BI Ungkap Penyebabnya
-
6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
-
GEMPAR Hadir di Pasar Balangan, Pasar Tumbuh Ekonomi Sleman Tangguh
-
Dari Aktivis Kampus ke Ruang Redaksi: Jejak Perjuangan dalam Surat Dahlan
-
Temuan Senjata Api di Sekolah Jaksel Harus Diusut, Dalih Ekstrakurikuler Dipertanyakan
-
Rekor Pertemuan Singapura vs Timnas Indonesia: Garuda Unggul, tapi Punya Catatan Buruk di Piala AFF
-
Puluhan Tahun Menanti, Jalan Strategis di Nias Utara Akhirnya Diaspal Era Gubernur Bobby
-
Permintaan Global Loyo, Harga Acuan CPO Ambles di Agustus 2026
-
Geger 995 Senjata Api di Sekolah Jaksel, Komisi III DPR Desak Polisi Bongkar Jaringan Pelaku
-
Heboh Surat Presiden ke DPR soal Pergantian Kapolri Listyo, Begini Kata Habiburokhman