Suara.com - Ketua umum PSSI Erick Thohir berandai-andai Timnas Indonesia bisa mengalahkan Jepang yang membuat kans lolos langsung ke Piala Dunia 2026 terbuka. Menurutnya, itu mungkin saja terjadi dalam sebuah pertandingan sepak bola.
Ya, Timnas Indonesia memang memiliki kans lolos langsung ke Piala Dunia 2026. Tetapi, untuk mendapatkan hal tersebut syarat terbilang sangat berat dan tergantung hasil dari pertandingan lain.
Skuad Garuda pertama harus meraih kemenangan di dua laga tersisa Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Masalahnya adalah salah satu yang akan dilawan adalah Jepang pada 10 Juni mendatang.
Lima hari sebelum itu Timnas Indonesia akan menjamu China di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Untuk laga China peluang menang cukup besar karena tampil di hadapan pendukung sendiri, tapi saat dijamu Jepang agak berat.
Erick percaya keajaiban mungkin saja terjadi di sebuah pertandingan sepak bola. Tetapi, tim asuhan Patrick Kluivert harus tetap berusaha keras supaya bisa memenangi pertandingan tersebut.
"Kita harus optimistis. Posisi kedua tidak mudah, tapi kamu tidak pernah tahu sepak bola," kata Erick Thohir dalam kanal YouTube The Haye Way, Minggu (20/4/2025).
"Jika kita menang melawan China dan Jepang, kedua laga tidak mudah. Saya tidak ingin meremehkan keduanya. Apalagi Jepang, kita bermain tandang," sambung lelaki yang juga seorang menteri BUMN tersebut.
Langkah Timnas Indonesia menuju Piala Dunia 2026 masih terbuka, meski dihadang tantangan berat.
Hingga matchday ke-8 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, skuad Garuda menempati peringkat keempat Grup C dengan 9 poin—hanya tertinggal satu poin dari Arab Saudi dan empat poin dari Australia.
Baca Juga: Menggila di Liga Domestik, Trio China Wajib Diwaspadai Timnas Indonesia!
Timnas Indonesia masih menyisakan dua pertandingan krusial melawan China di Jakarta (5 Juni) dan tandang ke Jepang (10 Juni).
Kemenangan di dua laga tersebut akan mengangkat poin Garuda menjadi 15. Namun, untuk bisa finis di posisi dua besar dan lolos otomatis, mereka juga bergantung pada hasil tim pesaing.
Australia, yang saat ini mengoleksi 13 poin, akan menghadapi Jepang dan Arab Saudi. Agar Timnas Indonesia bisa menyalip, Socceroos tak boleh meraih lebih dari satu poin di dua laga itu.
Jika Australia menang atas Jepang, peluang Timnas Indonesia lolos otomatis langsung tertutup.
Arab Saudi, dengan 10 poin, masih akan menghadapi Bahrain dan Australia. Posisi mereka juga bisa mengancam peluang Indonesia, terutama jika mampu menyapu bersih sisa laga.
Dengan banyaknya variabel di luar kendali, skenario paling realistis adalah mengamankan posisi ketiga—yang akan membawa Indonesia ke babak play-off lanjutan. Untuk itu, poin maksimal dari dua laga terakhir tetap sangat krusial.
Berita Terkait
-
Menggila di Liga Domestik, Trio China Wajib Diwaspadai Timnas Indonesia!
-
Liga 1 Kalah dari Kamboja, Erick Thohir Singgung 'Bersihkan Liga'
-
Kiprah Musikal Ricky Siahaan, Gitaris Seringai Meninggal Dunia saat Tur di Jepang
-
Erick Thohir Bicara Kans Timnas Indonesia Kalahkan Jepang, Apakah Mungkin?
-
Timnas Indonesia Bisa Hadapi Negara Peringkat 35 Dunia pada September!
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan