Suara.com - Keputusan tak wajar diambil oleh federasi sepak bola Asia, AFC di pemilihan wasit final Piala Asia U-17 2025 antara tuan rumah Arab Saudi melawan Uzbekistan.
AFC menujuk wasit asal Qatar, Mohammed Al-Shammari sebagai pengadil di partai final Piala Asia U-17 2025.
Penunjukkan Al-Shammari menimbulkan tanda tanya. Pasalnya Qatar dan Arab Saudi berasal dari kawasan yang sama.
Selain itu merujuk pada partai final Piala Asia U-17 edisi-edisi sebelumnya, wasit yang memimpin selalu berasal dari negara kawasan berbeda dengan tim yang bertanding.
Pada final Piala Asia U-17 2023, AFC menunjuk wasit asal Thailand Mongkolchai Pechsri di laga Korsel vs Jepang.
Lalu di final Piala Asia U-17 2018 antara Jepang vs Uzbeksitan, wasit yang memimpin asa Yordania, Ahmad Yacoub Ibrahim.
Wasit asal China, Wang Di menjadi pengadil final Piala Asia U-17 2016 yang mempertemukan Irak vs Iran.
Lalu derbi Korea di partai final Piala Asia U-17 2024 antara Korut vs Korsel, AFC menunjuk wasit asal Irak, Mohanad Qasim Eesee Sarray.
Pada edisi final Piala Asia U-17 2012, wasit asal Qatar, Abdulrahman Abdou memimpin partai final antara Jepang vs Uzbekistan.
Baca Juga: Deretan Fakta Menarik Final Piala Asia U-17 2025: Mental Juara Uzbekistan
Menariknya, dua kali masuk final dan dipimpin wasit asal Qatar, Uzbekistan sukses meraih gelar juara.
Kembali ke wasit Mohammed Al-Shammari di final Piala Asia U-17 2025. Ia pada laga final ini mengeluarkan dua kartu merah untuk Uzbekistan.
Uzbekistan sudah bermain dengan 9 pemain di babak pertama. Kartu merah pertama didapat striker Uzbekistan, Nurbek Sarsenbaev di menit ke-40.
Kartu merah diberikan wasit Mohammed Al-Shammari dari Qatar karena menganggap Sarsenbaev melakukan tindakan tidak fair play.
Kartu merah ini berawal saat pemain Arab Saudi melakukan tekel kepada striker Uzbekistan tersebut. Tak terima mendapatkan tekel itu, Sarsenbaev menedang wajah pemain Arab Saudi.
Kepemimpinan wasit asal Qatar membuat kubu Uzbekistan geram. Pasalnya menit-menit akhir babak pertama, Al-Shammari memberikan kartu merah kepada bek Uzbekistan, Miraziz Abdukarimov.
Berita Terkait
-
Deretan Fakta Menarik Final Piala Asia U-17 2025: Mental Juara Uzbekistan
-
Drama Final Piala Asia U-17 2025: 9 Pemain Uzbekistan Gilas Arab Saudi 2-0
-
Final AFC U-17: Uzbekistan Miliki 2 Modal Besar untuk Permalukan Arab Saudi
-
Final AFC U-17: Uzbekistan Lebih Siap untuk Menjadi Juara Dibandingkan Tim Tuan Rumah!
-
Arab Saudi Tertarik Bisnis Mineral di Indonesia
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
Pilihan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
Terkini
-
Link Live Streaming Timnas Inggris vs Kroasia: Ujian Perdana Thomas Tuchel
-
Mia Khalifa Kritik Kebijakan Visa AS Setelah Ibu Kiper Tanjung Verde Kesulitan Hadiri Piala Dunia
-
Gila! Fans Timnas Inggris 'Sapu Bersih' 5.000 Bir di Texas, Polisi Tutup Paksa Pub
-
PSSI Nilai Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker untuk Kejar Target 50 Besar FIFA
-
Lolos dari Tekel Horor Tanpa Kartu Merah, Bukti FIFA Pilih Kasih ke Lionel Messi?
-
Terlanjur Cinta, Arema FC Pilih 'Bajak' Hansamu Yama dari Persija Jakarta
-
Roy Keane di Balik Layar: Keluarga Tertutup dan Menantu Kontroversial
-
Zlatko Dalic Kirim Psywar ke Inggris: Kroasia Tak Akan Main Bertahan
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Resmi Jadi Pemain Persebaya, Ramadhan Sananta: Halo Rek, Aku Wis Ijo!