Suara.com - Pemain Timnas Indonesia, Calvin Verdonk mengakui tidak bisa berjalan-jalan dengan normal saat membela tim nasional. Sebab, selalu ada orang-orang yang menghentikan lajunya untuk sekadar meminta foto.
Calvin Verdonk mengatakan dirinya sudah seperti superstar saat berbaju Timnas Indonesia. Semua orang mengenalnya hingga meminta berfoto, meminta tanda tangan, dan memberikan hadiah.
Verdonk mengaku hal ini cuma terjadi saat dirinya memperkuat Timnas Indonesia. Ia merasakan sangat berbeda ketika sedang di Belanda bersama NEC Nijmegen.
“Kamu akan dihentikan di setiap sudut jalan. Awalnya itu sangat menyenangkan, dan sebenarnya masih menyenangkan juga. Tapi ini sangat berbeda dengan di Belanda, ini benar-benar luar biasa banyaknya. saya seperti seorang superstar," kata Verdonk dilansir dari forzanec, Senin (21/4/2025).
Lebih jauh Verdonk menceritakan salah satu pengalaman uniknya ketika sedang berada di Indonesia. Ia mengaku memakan waktu 45 ke sebuah kedai kopi yang seharusnya bisa ditempuh 5 menit.
Hal ini dikarenakan banyak orang yang menyapa Verdonk. Alhasil, perjalanan sang pemain terhambat untuk meladeni para penggemar.
"Suatu kali saya janjian dengan seorang teman untuk ngopi di pusat perbelanjaan. Jaraknya hanya lima menit jalan kaki, tapi perjalanan ke sana saja memakan waktu 45 menit. Itu benar-benar gila.” tegasnya.
Meski begitu, Verdonk menikmati petualangannya bersama Timnas Indonesia. Banyak yang bisa didapatnya semenjak berbaju lambang garuda di dada.
Di media sosial contohnya, Verdonk begitu digemari Garuda Fans. Padahal, ia jarang aktif bersosial media.
Baca Juga: Stadion Baru untuk Timnas Indonesia? Ini Bocoran Mengejutkan dari Erick Thohir
. [Dok. IG Calvin Verdonk]
“Ayah saya lahir di sana, jadi dari situlah semuanya bermula. Mantan pelatih timnas sempat datang menonton pertandingan melawan SC Heerenveen tahun lalu untuk mengamati Thom Haye, dan dari situ saya mulai dihubungi setelah pertandingan. Begitulah awal mulanya," tegas Calvin Verdonk.
“Saya mulai sering menerima pesan di media sosial. Dari situ saya mulai berpikir lebih serius. Saya juga melihat semakin banyak pemain yang memilih bermain untuk Indonesia."
"Saya lihat mereka benar-benar berjuang untuk sesuatu, dan itu sangat penting. Situasinya luar biasa di sana. Orang-orang benar-benar tergila-gila dengan sepak bola. Jumlah penduduknya sangat besar, hampir 300 juta orang," ia menambahkan.
Calvin Verdonk mengaku membela Timnas Indonesia berdampak juga untuk timnya saat ini. NEC Nijmegen kini banyak diikuti orang-orang Indonesia.
“Mereka bilang: ‘Kita nggak perlu lihat komentar dari orang-orang Nijmegen lagi, kita nggak bisa baca apa-apa. Nggak kelihatan semua karena penuh.’ Tapi ya, kamu nggak bisa ngapa-ngapain soal itu," pungkasnya.
Calvin Verdonk Andalan Timnas Indonesia
Selain tampil baik bersama klubnya, Calvin Verdonk adalah andalan Timnas Indonesia. Posisi sang pemain hampir tidak bisa digeser oleh pemain lain sejak diresmikan sebagai WNI.
Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong terus beri Verdonk menit bermain. Begitu juga saat tongkat kepelatihan diberikan kepada Patrick Kluivert, sang pemain sulit tersingkirkan khususnya di pos bek sayap kiri atau wingback kiri.
Verdonk kemungkinan besar akan kembali dipanggil Kluivert untuk laga Timnas Indonesia selanjutnya pada Juni 2025. Skuad Garuda dijadwalkan melawan China pada 5 Juni kemudian Jepang lima hari setelahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
-
Ulasan Novel Kado Terbaik: Potret Haru Perjuangan Anak Jalanan
-
Qualcomm Siapkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 Versi Murah, Akhiri Era HP Flagship Mahal?
-
Prabowo Guyur Insentif Baru, Bea Masuk Impor MRO dan LPG Dipangkas Jadi 0%
-
Momen Febrie Adriansyah Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
The Da Vinci Code: Misteri, Simbol, dan Sejarah yang Memancing Rasa Penasaran
-
Heboh Kasus Pencabulan Anak SD Yatim Piatu di Sumut, Guru ASN Wajib Disanksi Berat jika Terbukti
-
IOC Tolak Pengaduan FairSquare terhadap Gianni Infantino soal Dukungan ke Donald Trump
-
Yogyakarta Jadi Magnet Turis Asing, 126 Ribu WNA Gunakan Kereta Sepanjang Semester I 2026
-
Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan