Suara.com - Masa depan Elkan Baggott di sepak bola Inggris tengah berada di ujung tanduk. Kontrak yang segera berakhir, cedera yang datang silih berganti, dan nasib klub induk yang nyaris degradasi membuat posisi bek muda Indonesia itu kian tak menentu.
Elkan Baggott resmi menjadi bagian dari skuad Ipswich Town, klub yang kini berada di Premier League 2024/2025. Namun, meski tercatat sebagai pemain tim utama, kariernya justru lebih banyak dihabiskan di klub-klub kasta bawah lewat skema peminjaman.
Sejak 2021, bek bertinggi 194 cm ini telah dipinjamkan ke lima tim berbeda: King’s Lynn Town, Gillingham, Cheltenham Town, Bristol Rovers, dan kini Blackpool FC yang bermain di EFL League One (kasta ketiga Liga Inggris). Situasi ini menunjukkan betapa sulitnya Baggott menemukan tempat tetap di tim utama Ipswich.
Lebih pelik lagi, kontraknya bersama Ipswich akan berakhir pada 30 Juni 2025. Meskipun klub memiliki opsi untuk memperpanjang kontrak selama satu musim, belum ada tanda-tanda kejelasan mengenai masa depannya.
Dengan kompetisi antar pemain yang ketat dan performa yang terhambat cedera, peluang perpanjangan tersebut masih menjadi tanda tanya besar.
Di tengah ketidakpastian itu, kabar ketertarikan dari Blackpool FC memberi secercah harapan bagi Elkan. Klub yang kini meminjam jasanya menyatakan minat untuk mempertahankan sang bek setelah masa pinjamannya berakhir.
Manajer Blackpool, Steve Bruce, mengisyaratkan bahwa dirinya cukup puas dengan kontribusi Baggott meski sang pemain belum tampil maksimal karena cedera.
“Odel (Offiah) dan Elkan (Baggott) sempat menunjukkan perkembangan positif sebelum kembali diterpa cedera, yang tentunya sangat disayangkan,” kata Bruce seperti dikutip dari Blackpool Gazette.
Bruce menambahkan bahwa pihaknya terbuka untuk mempertahankan beberapa pemain pinjaman, termasuk Elkan, namun masih menunggu kondisi dan perkembangan selanjutnya.
Baca Juga: Elkan Baggott Jadi Incaran Klub Inggris Meski Terpinggirkan di Timnas Indonesia
Sayangnya, kontribusi Baggott musim ini belum maksimal. Ia baru mencatatkan 15 penampilan untuk Blackpool, sebagian besar terganggu oleh cedera berulang baik di pertandingan maupun saat latihan.
Klub Induk di Ambang Degradasi
Sementara Elkan Baggott masih menunggu kepastian dari Blackpool, situasi klub induknya justru makin memburuk. Ipswich Town kini hanya terpaut satu langkah dari kepastian degradasi dari Premier League musim ini.
Kekalahan terbaru dari Arsenal membuat Ipswich tetap terjebak di posisi ke-18 klasemen dengan 21 poin. Mereka tertinggal 15 angka dari West Ham United yang menempati batas aman zona degradasi. Dengan hanya lima pertandingan tersisa, Ipswich hanya bisa meraih maksimal 15 poin tambahan. Artinya, meski menyapu bersih lima laga sisa, mereka hanya bisa menyamai poin West Ham.
Namun masalah tak berhenti di situ. Ipswich juga tertinggal jauh dalam selisih gol, yang menjadi faktor penentu jika kedua tim memiliki jumlah poin yang sama. Saat ini, selisih gol Ipswich adalah -38, sementara West Ham -18. Defisit 20 gol membuat misi bertahan di Premier League hampir mustahil, kecuali keajaiban datang.
Dua Skenario Sulit untuk Masa Depan Elkan
Kondisi ini menempatkan Elkan Baggott dalam situasi serba sulit. Di satu sisi, klub induk yang bisa saja terdegradasi tak menunjukkan tanda ingin mempertahankan jasanya. Di sisi lain, klub yang kini meminjamnya belum bisa memberi kepastian karena faktor kebugaran yang belum stabil.
Dua skenario berat pun membayanginya: kembali ke Ipswich yang mungkin bermain di Championship musim depan tanpa kejelasan peran, atau bertahan di Blackpool yang berpotensi stagnan di kasta ketiga jika tidak promosi.
Tantangan berat tengah menanti Elkan Baggott jelang musim panas 2025. Jika ingin mempertahankan kariernya di sepak bola Inggris, bek Timnas Indonesia ini perlu membuktikan kapasitas dan kebugarannya dalam waktu singkat — sebelum klub-klub memutuskan langkah selanjutnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
Terkini
-
Insiden Jersey Pavel Sulc Robek saat Tumbang dari Korea Selatan
-
Prediksi AS vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Karina dan Winter Aespa Saksikan Langsung Perjuangan Korea Selatan di Piala Dunia 2026
-
Park Hang-seo Bangga Korea Selatan Menang di Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Nova Arianto Siapkan Rotasi Besar, Timnas Indonesia U-19 Turunkan Wajah Baru Saat Hadapi Kamboja
-
Nova Arianto Pasang Badan untuk Mathew Baker Usai Timnas U-19 Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Klasemen Piala Dunia 2026: Meksiko Puncaki Grup A Usai Laga Keras Penuh Kartu Merah
-
Real Madrid Resmi Tunjuk Jose Mourinho Sebagai Pelatih
-
Bek Australia Sesumbar, Singgung Minimnya Pengalaman Turki Jelang Duel Piala Dunia 2026
-
Alisson Becker: Jadi Tim Favorit Bukan Jaminan bagi Siapa Pun