Suara.com - COO Bhayangkara FC Sumardji memastikan pesepakbola profesional yang berstatus anggota kepolisian seperti penggawa Persija Jakarta, Muhammad Ferarri tidak wajib merumput bersama The Guardian. Sebab, kebutuhan pemain tergantung keinginan pelatih dan situasi kontrak.
Seperti diketahui Bhayangkara FC dipastikan berlaga di Liga 1 2025/2026 usia promosi dari Liga 2 2024/2025. Untuk bersaing di kompetisi kasta tertinggi, Bhayangkara FC butuh pemain-pemain berkualitas.
Nah, kembalinya Bhayangkara FC ke Liga 1 langsung muncul rumor mereka akan merekrut pemain-pemain berstatus anggota Polri yang kini tersebar di beberapa tim. Bahkan, beberapa dari mereka punya nama besar berlabel Timnas Indonesia.
Sebut saja Muhammad Ferarri, kemudian Kakang Rudianto (Persib Bandung), dan Ananda Raehan (PSM Makassar). Hadirnya tiga pemain tentu akan memperkuat Bhayangkara FC untuk bersaing di Liga 1.
Akan tetapi, Sumardji membantah bahwa klubnya menggunakan kekuatan kesatuannya untuk menggaet pulang para anggota Polri. Bhayangkara FC akan tetap profesional melihat situasi kontrak. Oleh sebab itu ada kans pemain seperti Ferarri bertahan bersama Persija.
Akan tetapi memang Bhayangkara FC tentu senang bila pemain berstatus polisi mau gabung. Tetapi, itu tergantung klub yang kini dibela sang pemain.
“Bhayangkara tak akan terjebak berkaitan dengan kontrak pemain," kata Sumardji saat konferensi pers di Jakarta, Selasa (22/4/2025).
"Ketika pemain itu masih terikat kontrak dengan klub lamanya, maka kami tak akan menarik. Kalau kontraknya sudah habis dan yang bersangkutan mau gabung, tentu kami akan prioritaskan gabung,” jelasnya.
Selain itu, manajemen Bhayangkara FC akan mengikuti rekomendasi pelatih. Jika memang tidak dibutuhkan, meski statusnya anggota Polri dan kontraknya sudah habis, pemain tersebut tidak akan direkrut.
Baca Juga: Port FC Restui Asnawi Mangkualam Hadapi Manchester United, Patrick Kluivert Belum
“Semua tak serta-merta polisi lalu masuk ke tim, karena semua juga mendasari keinginan yang dibutuhkan oleh pelatih," sambung lelaki yang juga manajer Timnas Indonesia itu.
"Kalau ada beberapa polisi ada di klub Liga 1, tapi pelatih tak ingin walau kontraknya habis (di klub lamanya), tak akan kami ambil, kami serahkan kepada pelatih. Kami akan profesional, kami tak akan panggil pemain kalau ada ikatan kontrak dengan klub lamanya,” pungkasnya.
Bhayangkara FC Rekrut Pelatih Baru
Bhayangkara FC bersiap menyambut Liga 1 2025/2026 dengan gebrakan besar di sektor kepelatihan. Manajemen kini tengah menggodok calon arsitek anyar untuk membawa tim bersaing di kasta tertinggi.
Sumardji mengonfirmasi bahwa sudah proses seleksi pelatih baru. Bukan sembarang nama, manajemen disebut tengah melirik sosok-sosok yang saat ini menahkodai tim-tim papan atas Liga 1.
“Ada beberapa nama yang sudah kami ajak berdiskusi secara mendalam. Mereka semua masih aktif di klub masing-masing dan punya rekam jejak bagus di musim ini,” ujar Sumardji.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Meledak di TikTok! Pernikahan Nathalie Holscher Tembus 75 Juta Tayangan, Jadi Top Trending
-
Gas Whip Pink Ternyata Laris Manis di Tempat Hiburan Malam Jakarta, Omzet Tembur Rp5 Miliar
-
4 Shio yang Hidupnya Berubah Lebih Baik 29 Juli 2026, Ada Awal Baru yang Dinanti
-
Ke Mana BBM Ilegal Sumsel Mengalir? Polisi Bongkar 96 Kasus dan Sita 1,28 Juta Liter
-
Danantara Perdana Ikut Rapat KSSK, Purbaya Bela: Arahan Presiden, Cuma Beri Masukan
-
Ip Man: Kung Fu Legend, saat Film Bela Diri Modern Hilang Momen Ikoniknya
-
BMKG Pastikan Gempa M6,8 di Jepang Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia
-
Ribuan Ijazah SMA-SMK Negeri di Riau Belum Diambil, Dinas Pendidikan: Gratis!
-
Pakai Rompi Oranye, Anggota DPRD Jatim Fraksi Gerindra Mahrus Ali Resmi Ditahan KPK
-
Pengembangan Minyak Jelantah Jadi Avtur Tersendat, Emiten ESSA Stop Proyek SAF