Suara.com - Bek Timnas Indonesia, Kevin Diks, disebut menjalani perpisahan yang menyedihkan dengan FC Copenhagen pasca dihantam cedera yang berpotensi membuatnya absen hingga akhir musim.
Hal ini diamini oleh pelatihnya di FC Copenhagen, Jacob Neestrup, usai mengkonfirmasi jika bek berusia 28 tahun itu berpotensi absen hingga musim 2024/2025 usai.
“(Kevin) Diks mungkin akan keluar (dari skuad) untuk sisa musim ini. Ya terlihat seperti itu (absen hingga akhir musim),” kata Jacob Neestrup, dikutip dari Copenhagen Sundays.
Bahkan saat jurnalis Copenhagen Sundays menyebut bahwa cedera itu menjadi perpisahan menyedihkan bagi Kevin Diks dengan FC Copenhagen, sang pelatih hanya bisa mengiyakan.
“Itu dia (perpisahan yang menyedihkan) dan sekarang kami hanya tinggal melihat (perkembangan cedera Kevin Diks),” tutur Jacob Neestrup.
“Saya tidak bisa mengatakan itu (waktu pulih), entah dia (Kevin Diks) bisa bermain satu atau dua pertandingan (tersisa) atau bermain jika kami lolos ke final (Piala Denmark).”
“Tapi saat ini, itu (cedera) tak terlihat baik untuknya (Kevin Diks),” tukas pelatih muda berusia 37 tahun tersebut.
Sekadar informasi, Kevin Diks mengalami cedera saat tampil bagi FC Copenhagen di laga kontra Brondby di lanjutan Championship Superliga Denmark 2024/2025, Minggu (13/4) lalu.
Saat itu, bek keturunan Ambon ini harus ditarik keluar di menit ke-23 usai terkapar di lapangan dan memegangi pahanya.
Baca Juga: Patrick Kluivert Blak-blakan Soal Tujuan Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2025
Diyakini, eks penggawa Vitesse Arnhem dan Fiorentina ini menderita cedera hamstring, yang membuatnya harus absen hingga beberapa pekan atau bahkan beberapa bulan ke depan.
Karena absen hingga beberapa pekan atau beberapa bulan ke depan, maka karier Kevin Diks bersama FC Copenhagen bisa dikatakan telah resmi berakhir.
Setelah musim 2024/2025 ini berakhir, Kevin Diks akan melanjutkan kariernya di Jerman, pasca dirinya meneken kontrak dengan Borussia Monchengladbach pada Januari 2025.
Terlepas dari situasinya di FC Copenhagen itu, cedera yang menerpa Kevin Diks juga menjadi kabar buruk bagi Timnas Indonesia.
Andai Kevin Diks terpaksa absen hingga beberapa bulan ke depan, maka dirinya berpotensi tak bisa tampil di dua pertandingan terakhir grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada Juni mendatang.
Di bulan Juni mendatang, Timnas Indonesia dijadwalkan akan menjamu China (5/6) di Tanah Air dan dilanjutkan bertandang ke markas Jepang (10/6).
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Dari Gurih hingga Pedas, Menu Flavor Shake-Up Ajak Pecinta Kuliner Eksplorasi Beragam Rasa
-
Kejagung Jangan Berhenti di Febrie Adriansyah, Aktor Intelektual Harus Diburu
-
Port FC Petik Tiga Poin, Sarawut Treephan Sebut Kemenangan atas PSMS Jadi Modal Penting
-
Napi Lapas Pekanbaru Belum Ditemukan, Kabur saat Ambil Obat di Apotek
-
Review Dikichi Kediri: Sensasi Crispy Hot Chicken yang Renyahnya Bikin Nagih!
-
Dihukum 10 Tahun oleh KFA, Shin Tae-yong Tetap Tangani Persija
-
Perkuat Sektor Wing Back, Kendal Tornado FC Datangkan Eks Pemain Timnas U-19
-
Karhutla Mengamuk di Kubu Raya, Nyaris Lahap Permukiman Warga
-
Pembagian Seragam Gratis Pemprov Kaltim Terlambat, Orangtua Terpaksa Beli Dulu
-
Krisis Global di Depan Mata, Generasi Muda Ini Kumpul Cari Solusi Lewat Jalur Diplomasi